Terungkap, AS Ingin Pecah-pecah Rusia tapi Dilawan Vladimir Putin

Minggu, 25 Agustus 2024 - 09:28 WIB
loading...
A A A
“Kennedy menyatakan dengan tepat bahwa neokonservatif mengendalikan kebijakan luar negeri [AS]," kata Earl Rasmussen, seorang pensiunan letnan kolonel dengan lebih dari 20 tahun di Angkatan Darat AS dan konsultan internasional, kepada Sputnik, Minggu (25/8/2024).

"Kami pada dasarnya mencari konfrontasi,” ujarnya.

Menurutnya, Kennedy memiliki pemahaman nyata tentang situasi yang sedang berlangsung dan latar belakang historis dari konflik yang sedang berlangsung di Ukraina.

"Biden tidak tertarik pada perdamaian," kata Rasmussen.

"Mereka tidak tertarik pada demokrasi. Mereka tidak peduli dengan Ukraina. Dan Georgia, dalam hal ini, selalu dipandang sebagai mekanisme untuk lebih mengepung dan melemahkan Rusia," kata pakar tersebut.

Pensiunan letnan kolonel itu mengatakan Washington telah membuat persiapan untuk perang proksi dengan Rusia di Ukraina selama bertahun-tahun.

Dia mengatakan skema itu mungkin berasal dari tahun 1990-an, ketika “doktrin Wolfowitz” yang terkenal, yang bertujuan untuk mempertahankan status satu-satunya negara adidaya Washington, dirumuskan.

Kudeta 2014 yang didukung AS di Kyiv, kata Rasmussen, merupakan kelanjutan dari kebijakan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved