Tenggelamnya Kapal Pesiar Miliarder Mike Lynch Diduga Terkait Pembunuhan Berencana

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 18:55 WIB
loading...
A A A
Menarik Bayesian dari laut dapat membantu para penyelidik menentukan apa yang terjadi, tetapi operasi tersebut kemungkinan akan rumit dan mahal. Bangkai kapal tersebut tampaknya tergeletak utuh di sisinya pada kedalaman 50 meter.

"Pemilik dan pengelola kapal berkepentingan untuk menyelamatkannya," kata Cartosio, seraya menambahkan "mereka telah memastikan kerja sama penuh mereka".

Ia mengatakan tidak ada kewajiban hukum bagi kapten, awak kapal, dan penumpang untuk tetap berada di Italia, tetapi pihak berwenang mengharapkan mereka untuk bekerja sama dalam penyelidikan tersebut.

Tenggelamnya kapal tersebut telah membingungkan para ahli kelautan angkatan laut yang mengatakan bahwa kapal seperti Bayesian, yang dibuat oleh produsen kapal pesiar mewah Italia, Perini, seharusnya dapat bertahan dari badai dan dalam hal apa pun seharusnya tidak tenggelam secepat itu.

Giovanni Costantino, CEO The Italian Sea Group, yang memiliki Perini, mengatakan kepada Reuters minggu ini bahwa bangkai kapal itu adalah hasil dari serangkaian "kesalahan yang tak terlukiskan dan tidak masuk akal" yang dibuat oleh awak kapal, dan mengesampingkan kemungkinan adanya kegagalan desain atau konstruksi.

Cammarano mengatakan bahwa semua penumpang mungkin sedang tidur pada saat badai terjadi, itulah sebabnya mereka gagal menyelamatkan diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Vonis Hukuman Ke-5 Terdakwa...
Vonis Hukuman Ke-5 Terdakwa Kasus Pembunuhan Berencana Brigadi J
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved