Tempat Tinggal Putra Netanyahu di AS Di-lockdown, Diduga Ada Bom
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 14:28 WIB
loading...
Apartemen mewah tempat tinggal putra PM Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, di Miami, AS di-lockdown. Diduga ada bom. Foto/Avshalom Sassoni/Flash90
A
A
A
MIAMI - Apartemen mewah tempat tinggal putra Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, di Miami, Amerika Serikat (AS) di-lockdown. Para penghuni apartemen menduga ada bom di gedung tersebut.
Menurut laporan N12, Kamis (22/8/2024), apartemen tersebut di-lockdown pada pada Selasa setelah ada peringatan tentang benda mencurigakan.
Yair Netanyahu tinggal di apartemen tersebut selama Israel berperang melawan Hamas di Jalur Gaza, Palestina.
Baca Juga: Putra Netanyahu Kabur dari Perang Melawan Hamas tapi Kritik Militer Israel
Yair tidak berada di apartemen tersebut pada saat lockdown karena dia baru kembali ke tempat tinggalnya pada hari Rabu.
Seorang penghuni apartemen memberi tahu N12 bahwa ada alarm kebakaran yang dibunyikan sebelumnya hari itu, dan meskipun dia tidak dapat mengatakan dengan pasti, dia yakin itu ada hubungannya.
Ada juga warga penghuni apartemen yang menerima pesan samar dari pengelola gedung dan kantor polisi yang meminta mereka untuk tetap tinggal di apartemen dan tidak mendekati jendela.
Menurut laporan N12, Kamis (22/8/2024), apartemen tersebut di-lockdown pada pada Selasa setelah ada peringatan tentang benda mencurigakan.
Yair Netanyahu tinggal di apartemen tersebut selama Israel berperang melawan Hamas di Jalur Gaza, Palestina.
Baca Juga: Putra Netanyahu Kabur dari Perang Melawan Hamas tapi Kritik Militer Israel
Yair tidak berada di apartemen tersebut pada saat lockdown karena dia baru kembali ke tempat tinggalnya pada hari Rabu.
Seorang penghuni apartemen memberi tahu N12 bahwa ada alarm kebakaran yang dibunyikan sebelumnya hari itu, dan meskipun dia tidak dapat mengatakan dengan pasti, dia yakin itu ada hubungannya.
Ada juga warga penghuni apartemen yang menerima pesan samar dari pengelola gedung dan kantor polisi yang meminta mereka untuk tetap tinggal di apartemen dan tidak mendekati jendela.
Lihat Juga :