Iran Tak Kunjung Serang Israel, 2 Kapal Induk Nuklir AS Terlanjur Siaga di Timur Tengah

Kamis, 22 Agustus 2024 - 07:17 WIB
loading...
A A A
Jet tempur tambahan beserta kapal penjelajah berkemampuan pertahanan rudal balistik dan lebih banyak kapal perusak ke Eropa dan Timur Tengah juga telah dikerahkan sebagai respons terhadap ancaman Iran dan proksinya baru-baru ini.

Berbeda dengan pembalasan Iran pada bulan April terhadap Israel atas serangan mematikan terhadap fasilitas diplomatik di Suriah, Teheran tidak banyak memberi tahu waktu atau jenis pembalasan yang diantisipasinya.

Juga tidak jelas apakah yang disebut "poros perlawanan" akan melakukan operasi terkoordinasi atau melakukan tanggapan terpisah.

Hizbullah Lebanon telah bersumpah untuk menyerang jantung Israel sebagai respons atas pembunuhan komandan militer utamanya, Fuad Shukr. Kelompok itu belum melakukannya.

Iran mengatakan akan membalas terhadap Israel atas pembunuhan pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, yang berada di Teheran untuk menghadiri upacara pelantikan presiden baru Iran pada 31 Juli lalu. Teheran juga belum menjalankan ancamannya.

Secara terpisah, Panglima Militer AS Jenderal CQ Brown berbicara kepada koleganya dari Lebanon pada hari Rabu tentang ketegangan saat ini di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.

Jenderal Brown menyatakan perlunya menghindari eskalasi lebih lanjut di kawasan tersebut dengan berkoordinasi dengan sekutu dan mitra, kata juru bicara Staf Gabungan AS Kapten Jereal Dorsey.

“AS dan Lebanon memiliki komitmen kuat untuk mengejar keamanan dan stabilitas yang langgeng dan berkelanjutan di kawasan Timur Tengah,” imbuh Dorsey, seperti dikutip Al Arabiya, Kamis (22/8/2024).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Berita Terkini
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved