Ragukan Diagnosis Navalny Diracun, Rusia Tolak Lakukan Investigasi

Selasa, 25 Agustus 2020 - 20:08 WIB
loading...
A A A
Permintaan untuk penyelidikan semakin meningkat, dengan Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde mengatakan di Twitter bahwa keadaan terkait dugaan keracunan Navalny perlu diklarifikasi oleh penyelidikan independen.

Pada Senin malam, diplomat utama Uni Eropa Josep Borrell juga meminta Rusia untuk menyelidiki.

Navalny, penentang vokal Presiden Vladimir Putin, diterbangkan ke Jerman untuk perawatan pada Sabtu setelah pingsan di pesawat saat terbang kembali ke Moskow dari Siberia. (Baca: Koma, Rusia Izinkan Kritikus Kremlin Navalny Diterbangkan ke Jerman )

Dokter Jerman yang merawat Navalny di sebuah rumah sakit Berlin mengatakan pada hari Senin bahwa pemeriksaan medis mengindikasikan keracunan dengan sejenis penghambat kolinesterase, meskipun zat spesifiknya belum diketahui.

Pejabat kesehatan Rusia membantah diagnosis itu, mengatakan Navalny telah dites negatif untuk penghambat kolinesterase ketika dia dirawat di rumah sakit di Omsk minggu lalu.

Peskov mengatakan para dokter di rumah sakit Omsk telah berjuang selama tiga hari untuk merawat Navalny dan mungkin telah menyelamatkan nyawanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved