Promosikan Normalisasi Hubungan Israel-Arab, Menlu AS Sambangi Sudan

Selasa, 25 Agustus 2020 - 19:42 WIB
loading...
A A A
Kunjungan Pompeo dilakukan ketika Sudan berada dalam krisis ekonomi yang parah - setelah menderita sanksi AS selama puluhan tahun dan pemisahan diri tahun 2011 dari selatan negara yang kaya minyak itu.

Bergulat dengan inflasi tinggi dan pandemi virus Corona, negara itu sangat perlu menarik lebih banyak bantuan dan investasi asing.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan lebih dari 9,6 juta orang - hampir seperempat populasi Sudan - menderita kerawanan pangan yang parah.

"Mereka sangat ingin agar sanksi AS dicabut dan mereka berada di bawah pengaruh besar UEA," kata Cinzia Bianco, seorang penyelidik di Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri.

Sementara Bashir diadili atas kudeta yang didukung Islamis yang membawanya ke tampuk kekuasaan lebih dari tiga dekade lalu, pemerintah transisi baru di Khartoum berusaha keras untuk menjauhkan diri dari warisannya.

Pada prinsipnya telah disepakati untuk menyerahkan Bashir ke Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag atas perannya dalam konflik Darfur atas tuduhan genosida, kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Konflik pecah di wilayah Darfur pada tahun 2003 ketika pemberontak etnis minoritas melancarkan pemberontakan melawan pemerintah, dengan alasan marginalisasi dan diskriminasi.

Khartoum menanggapi dengan melepaskan milisi Janjaweed yang ditakuti, terutama yang direkrut dari suku-suku penggembala Arab, dalam kampanye bumi hangus yang menewaskan 300.000 orang dan membuat 2,5 juta orang mengungsi.

Hamdok telah membuat kesepakatan damai dengan kelompok pemberontak menjadi prioritas, untuk membawa stabilitas ke daerah bergolak yang juga termasuk Nil Biru dan Kordofan Selatan.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Protes Penangkapan Roy...
Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin Bandingkan Silfester Matutina yang Tak Kunjung Dieksekusi
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Berita Terkini
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved