Balas Invasi Kursk, Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina

Minggu, 18 Agustus 2024 - 16:40 WIB
loading...
A A A
Serangan tersebut, yang menurut otoritas Rusia telah menyebabkan evakuasi lebih dari 120.000 warga sipil, mengejutkan banyak orang, kata Yan Furtsev, seorang aktivis dan anggota partai oposisi lokal Yabloko, kepada AP. "Tidak seorang pun menduga bahwa konflik semacam ini mungkin terjadi di wilayah Kursk.

Itulah sebabnya ada kebingungan dan kepanikan, karena warga berdatangan (dari daerah garis depan) dan mereka takut, sangat takut," katanya. Kementerian Situasi Darurat Rusia mengatakan dalam konferensi pers hari Sabtu bahwa sekitar 10.000 pengungsi dari wilayah Kursk, termasuk 3.000 anak-anak, tinggal di 171 pusat akomodasi sementara di seluruh negeri. Pasukan Ukraina juga telah menangkap sejumlah tentara Rusia saat mereka bergerak melintasi wilayah tersebut.

Pada hari Jumat, AP mengunjungi sebuah pusat penahanan di Ukraina, yang lokasinya tidak dapat diungkapkan karena pembatasan keamanan. Puluhan tawanan perang terlihat, beberapa dari mereka berjalan dengan tangan terikat di belakang punggung mereka sementara seorang penjaga menuntun mereka menyusuri koridor. Beberapa mendapat jatah sup encer dengan kubis dan bawang.

Pada hari Sabtu, Presiden Volodymyr Zelenskyy berterima kasih kepada tentara dan komandan Ukraina karena telah menangkap personel militer Rusia dan mengatakan bahwa "dana pertukaran" negara yang akan digunakan untuk menawar pengembalian tawanan perang Ukraina sedang diisi ulang.

"Saya berterima kasih kepada semua tentara dan komandan kami yang menangkap personel militer Rusia, dengan demikian mempercepat pembebasan prajurit dan warga sipil kami yang ditahan oleh Rusia," kata Zelenskyy dalam sebuah posting di X.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Prancis vs Senegal:...
Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved