Panglima Militer Ukraina: Invasi ke Kursk Bukan untuk Menduduki Wilayah Rusia
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 21:30 WIB
loading...
Invasi ke Kursk bukan untuk menduduki wilayah Rusia. Foto/AP
A
A
A
MOSKOW - Kyiv berharap operasi militer, yang dimulai pada 6 Agustus, akan mengubah dinamika konflik yang telah berlangsung lebih dari dua tahun, tetapi para pejabat di Kyiv telah menekankan bahwa tujuan operasi tersebut bukanlah untuk menduduki Rusia .
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah diberi pengarahan oleh panglima militer Oleksandr Syrski tentang serangan mendadak yang sedang berlangsung di wilayah Kursk Rusia.
"Pasukan terdepan terus ambil bagian dalam pertempuran. Ada kemajuan dari satu hingga tiga kilometer ke arah musuh di beberapa daerah," kata Syrskyi dalam pertemuan virtual tersebut, dilansir Euro News.
Zelenskyy menanyakan tentang penangkapan anggota angkatan bersenjata Rusia untuk ditukar dengan warga Ukraina yang ditawan dan Syrskyi meyakinkan presiden bahwa pertempuran yang sedang berlangsung akan mengisi kembali apa yang disebutnya "dana pertukaran."
Dorongan militer Ukraina yang berani ke wilayah Kursk Rusia telah membuat pasukan Kyiv merebut beberapa desa, menangkap ratusan tahanan, dan memaksa evakuasi puluhan ribu warga sipil dalam apa yang telah menjadi serangan terbesar terhadap Rusia sejak Perang Dunia II.
Dalam pertempuran lebih dari seminggu, pasukan Rusia masih berjuang untuk mengusir pasukan Ukraina.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah diberi pengarahan oleh panglima militer Oleksandr Syrski tentang serangan mendadak yang sedang berlangsung di wilayah Kursk Rusia.
"Pasukan terdepan terus ambil bagian dalam pertempuran. Ada kemajuan dari satu hingga tiga kilometer ke arah musuh di beberapa daerah," kata Syrskyi dalam pertemuan virtual tersebut, dilansir Euro News.
Zelenskyy menanyakan tentang penangkapan anggota angkatan bersenjata Rusia untuk ditukar dengan warga Ukraina yang ditawan dan Syrskyi meyakinkan presiden bahwa pertempuran yang sedang berlangsung akan mengisi kembali apa yang disebutnya "dana pertukaran."
Dorongan militer Ukraina yang berani ke wilayah Kursk Rusia telah membuat pasukan Kyiv merebut beberapa desa, menangkap ratusan tahanan, dan memaksa evakuasi puluhan ribu warga sipil dalam apa yang telah menjadi serangan terbesar terhadap Rusia sejak Perang Dunia II.
Dalam pertempuran lebih dari seminggu, pasukan Rusia masih berjuang untuk mengusir pasukan Ukraina.
Lihat Juga :