Politik Kacau, Putri Cantik Thaksin Shinawatra Diusung Jadi PM Thailand

Jum'at, 16 Agustus 2024 - 09:57 WIB
loading...
A A A
"Kami bertekad, bersama-sama, dan akan mendorong negara ini maju."

Srettha adalah PM keempat dari partai tersebut yang dicopot oleh putusan pengadilan dan kejatuhannya menunjukkan adanya kegagalan dalam detente yang tidak nyaman antara Thaksin dan musuh-musuhnya di kalangan elite konservatif dan pengawal lama militer, yang memungkinkan taipan itu kembali dari pengasingan diri pada tahun 2023.

Keputusan Partai Pheu Thai akan menjadi kejutan bagi beberapa analis politik yang telah memperkirakan Thaksin, pendiri dan tokoh penting Pheu Thai, akan menunda dinasti politiknya dan melindungi putri bungsunya dari politik Thailand yang kejam untuk waktu yang lebih lama.

Partai Pheu Thai telah menanggung beban kekacauan, dengan dua pemerintahan Shinawatra digulingkan dalam kudeta dalam pertikaian dendam yang telah berlangsung lama yang dimulai ketika mantan raja telekomunikasi Thaksin mencoba untuk menggulingkan jaringan patronase yang mapan, membuat marah para elite dengan koneksi yang luas.

Ketidakpastian tentang pergolakan politik dapat menambah tekanan pada ekonomi yang berkinerja buruk yang diharapkan Srettha untuk dihidupkan kembali dengan serangkaian langkah stimulus, beberapa di antaranya sekarang dapat dipertanyakan, termasuk rencananya yang dibanggakan untuk memberikan bantuan 10.000 baht (USD285) kepada 50 juta orang.

Asalkan aliansi 11 partai tetap utuh, Paetongtarn seharusnya tidak mengalami kesulitan dalam memenangkan suara di Parlemen tempat koalisi tersebut memegang 314 kursi, hampir dua pertiga dari 493 anggota Parlemen saat ini.

Persetujuan lebih dari separuh anggota dewan diperlukan untuk menjadi PM.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved