Apakah Peraih Nobel Perdamaian Bisa Membawa Bangladesh Keluar dari Zona Kegelapan?

Kamis, 15 Agustus 2024 - 17:20 WIB
loading...
A A A
Tantangan kedua, katanya, adalah ekonomi. Ia mengatakan pemerintah harus menerapkan "langkah-langkah yang menguntungkan masyarakat umum" dan menunjukkan bahwa "pemerintah ini berbeda dari pendahulunya".

Dan tantangan ketiga, kata Riaz, adalah menilai kembali hubungan Bangladesh dengan kekuatan regional dan global. "Selama 15 tahun terakhir, hubungan ini, khususnya dengan India, telah dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat merugikan kepentingan nasional negara tersebut," katanya.

Banyak orang di Bangladesh khawatir hubungan dekat Hasina dengan New Delhi dapat memaksa pemerintahan baru untuk mengambil sikap anti-India, yang menurut para analis dapat merugikan peningkatan ekonomi.

8. Mewujudkan Demokrasi

Apakah Peraih Nobel Perdamaian Bisa Membawa Bangladesh Keluar dari Zona Kegelapan?

Foto/AP

Jurnalis dan komentator Shayan S Khan mengatakan kepada Al Jazeera bahwa mandat utama pemerintah sementara "jelas untuk menyelenggarakan pemilihan umum yang bebas dan adil". Ia mengatakan menyelenggarakan pemungutan suara seharusnya menjadi tugas yang relatif mudah bagi pemerintah sementara yang nonpartisan tanpa kepentingan pribadi.

"Namun, keadaan keluarnya Liga Awami mungkin memerlukan waktu tambahan untuk berkumpul kembali dan mempersiapkan pemilihan umum, yang dapat menimbulkan tantangan bagi pemerintah sementara. Tanpa Liga Awami, pemilihan umum dapat kehilangan tingkat kredibilitas tertentu," tambahnya.

Di sisi lain, Kugelman mengantisipasi masa yang panjang bagi pemerintahan sementara dan bahkan munculnya partai baru, "mungkin dipimpin oleh Yunus dan para pemimpin protes".

Oposisi utama BNP menginginkan pemilihan umum segera, yang menurut Kugelman dapat menjadi penghambat dalam beberapa hari mendatang. "Pertanyaan utamanya adalah bagaimana BNP, berdasarkan ukuran dan pengaruhnya sebagai penerima manfaat terbesar dari penggulingan Hasina, menyesuaikan diri dengan realitas baru yang tidak akan serta-merta tunduk pada kekuasaan BNP," katanya.

Politisi BNP Amir Khashru Mahmud Chowdhury mengatakan bahwa sementara pemerintahan sementara menghadapi "tugas berat membangun negara dari reruntuhan korupsi besar-besaran Liga Awami, penghancuran sistematis peradilan dan birokrasi", mereka juga harus memikirkan pemilihan umum.

"Saya pikir rakyat pasti lebih suka menggunakan hak pilih demokratis mereka, yang tidak mungkin dilakukan di era Awami," kata Chowdhury kepada Al Jazeera. “Oleh karena itu, saya mendesak pemerintah untuk memberikan ruang kepada masyarakat untuk menjalankan demokrasinya.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh
Kongres Pemuda Islam...
Kongres Pemuda Islam Bangladesh, PP KAMMI Komitmen Tingkatkan Kualitas Generasi Muda
Laporan: Sebut Ancaman...
Laporan: Sebut Ancaman Kedaulatan, AS Ambil Langkah Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
6 Kandidat Calon Ketua...
6 Kandidat Calon Ketua Umum PB SEMMI Periode 2026–2029 Resmi Ditetapkan
Gelar Lari Bersama,...
Gelar Lari Bersama, PPI Tunisia dan Diasporun Gaungkan Hidup Sehat serta Cinta Tanah Air
Mendikdasmen Kunjungi...
Mendikdasmen Kunjungi SDN Srengseng Sawah 15 Pascateror Bom, Pastikan MPLS Tetap Aman
Berita Terkini
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved