Barat Desak Iran Tak Gempur Israel, Waswas Perang Habis-habisan Pecah
Selasa, 13 Agustus 2024 - 13:29 WIB
loading...
A
A
A
Starmer meminta Pezeshkian untuk menahan diri dari menyerang Israel, dengan mengatakan bahwa perang tidak menguntungkan siapa pun, kata Kantor PM Inggris.
Scholz mengimbau Presiden Pezeshkian untuk melakukan segala yang mungkin guna mencegah eskalasi militer lebih lanjut. "Dia menyampaikan kekhawatiran besar tentang bahaya pertikaian regional di Timur Tengah dan lingkaran kekerasan di Timur Tengah harus diputus sekarang," kata juru bicaranya Wolfgang Buechner dalam sebuah pernyataan.
Menurut sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh IRNA setelah panggilan telepon dengan Scholz, Pezeshkian mengatakan: "Sementara menekankan solusi diplomatik untuk berbagai masalah, Iran tidak akan pernah menyerah pada tekanan, sanksi, dan intimidasi dan menganggapnya memiliki hak untuk menanggapi para penyerang sesuai dengan norma-norma internasional."
John Kirby, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, mengatakan pada hari Senin bahwa AS siap menghadapi serangan Iran terhadap Israel yang bisa terjadi minggu ini.
"Kita harus bersiap menghadapi serangkaian serangan yang signifikan," katanya.
Iran diperkirakan akan melaksanakan perintah Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei untuk "menghukum keras" Israel, yang dituduhnya bertanggung jawab atas pembunuhan Haniyeh di Teheran.
Hizbullah juga telah menjanjikan pembalasan setelah Israel mengatakan telah membunuh Shukr di Beirut.
Scholz mengimbau Presiden Pezeshkian untuk melakukan segala yang mungkin guna mencegah eskalasi militer lebih lanjut. "Dia menyampaikan kekhawatiran besar tentang bahaya pertikaian regional di Timur Tengah dan lingkaran kekerasan di Timur Tengah harus diputus sekarang," kata juru bicaranya Wolfgang Buechner dalam sebuah pernyataan.
Menurut sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh IRNA setelah panggilan telepon dengan Scholz, Pezeshkian mengatakan: "Sementara menekankan solusi diplomatik untuk berbagai masalah, Iran tidak akan pernah menyerah pada tekanan, sanksi, dan intimidasi dan menganggapnya memiliki hak untuk menanggapi para penyerang sesuai dengan norma-norma internasional."
John Kirby, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, mengatakan pada hari Senin bahwa AS siap menghadapi serangan Iran terhadap Israel yang bisa terjadi minggu ini.
"Kita harus bersiap menghadapi serangkaian serangan yang signifikan," katanya.
Iran diperkirakan akan melaksanakan perintah Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei untuk "menghukum keras" Israel, yang dituduhnya bertanggung jawab atas pembunuhan Haniyeh di Teheran.
Hizbullah juga telah menjanjikan pembalasan setelah Israel mengatakan telah membunuh Shukr di Beirut.
(mas)
Lihat Juga :