Netanyahu Larang Penjualan F-35, UEA Batalkan Pertemuan dengan Israel dan AS

Selasa, 25 Agustus 2020 - 14:04 WIB
loading...
A A A
Setelah Perang Yom Kippur pada tahun 1973, Kongres AS berjanji untuk mempertahankan "keunggulan militer kualitatif" Israel di Timur Tengah dengan mempertimbangkan posisi negara Yahudi itu sebelum menjual senjata canggihnya kepada tetangga Israel.

Janji itu kemudian dikodifikasikan dalam undang-undang, meskipun baik Kongres AS maupun Israel tidak dapat benar-benar memblokir penjualan tersebut, melainkan hanya membuat rintangan.

Jet tempur siluman F-35 dianggap sebagai salah satu pesawat paling canggih di dunia. Israel sejauh ini telah menerima setidaknya 16 unit pesawat, dengan puluhan lainnya akan dikirim dalam beberapa tahun mendatang.

Netanyahu, dalam komentarnya kepada wartawan hari Senin, menegaskan bahwa perjanjian dengan Uni Emirat Arab tidak termasuk "penerimaan" oleh Israel atas kesepakatan jual beli senjata antara Washington dan Abu Dhabi.

Pompeo masih berada di Israel sebelum memulai diplomasi regional untuk mendorong lebih banyak negara di kawasan itu untuk menormalisasi hubungan dengan Israel. Menurut Departemen Luar Negeri Amerika, dari Tel Aviv, Pompeo akan terbang ke Sudan dan dari sana ke Bahrain, sebelum melakukan perjalanan ke Abu Dhabi untuk berbicara dengan Menteri Luar Negeri Emirat Abdullah bin Zayed Al Nahyan tentang perjanjian Israel-UEA dan masalah regional lainnya.

Para pejabat departemen tersebut mengatakan pemberhentian di Oman dan Qatar juga memungkinkan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved