Dalam 24 Jam Terakhir, Hizbullah Serang 10 Pangkalan Militer Israel
Minggu, 11 Agustus 2024 - 17:40 WIB
loading...
Pangkalan Israel menjadi target serangan Hizbullah. Foto/EPA
A
A
A
GAZA - Pejuang Hizbullah di Lebanon melancarkan 10 operasi tempur terhadap posisi dan pangkalan militer tentara Israel dalam 24 jam terakhir. Itu termasuk serangan rudal besar-besaran terhadap posisi di permukiman di Galilea Atas.
Menurut pernyataan Hizbullah, beberapa sistem kendali visual di perbatasan Lebanon-Israel hancur, dan serangan rudal dilancarkan ke empat benteng tentara Israel. Di wilayah Sa'ar, rudal terarah menghantam konsentrasi personel militer Israel.
Pada Jumat malam, Hizbullah menggunakan pesawat nirawak untuk menyerang pangkalan logistik militer di wilayah utara yang terletak di barat daya kota Safed.
Baca Juga: Mesir Marah kepada Israel karena Tidak Punya Keinginan Mengakhiri Perang
Tentara Israel, pada gilirannya, menyerang 16 permukiman, menurut sebuah pernyataan. Sebuah pesawat Angkatan Udara Israel sekali lagi memecahkan penghalang suara, menirukan suara ledakan di langit di atas Beirut.
Situasi di perbatasan Israel-Lebanon telah meningkat sejak dimulainya aksi militer Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023. Tentara Israel dan pejuang Hizbullah saling menembaki posisi satu sama lain setiap hari di daerah-daerah di sepanjang perbatasan.
Melansir Sputnik, menurut Kementerian Luar Negeri Lebanon, sekitar 100.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka di Lebanon selatan karena penembakan dari Israel. Pihak Israel melaporkan sekitar 80.000 penduduk Israel utara yang menemukan diri mereka dalam situasi yang sama.
Menurut pernyataan Hizbullah, beberapa sistem kendali visual di perbatasan Lebanon-Israel hancur, dan serangan rudal dilancarkan ke empat benteng tentara Israel. Di wilayah Sa'ar, rudal terarah menghantam konsentrasi personel militer Israel.
Pada Jumat malam, Hizbullah menggunakan pesawat nirawak untuk menyerang pangkalan logistik militer di wilayah utara yang terletak di barat daya kota Safed.
Baca Juga: Mesir Marah kepada Israel karena Tidak Punya Keinginan Mengakhiri Perang
Tentara Israel, pada gilirannya, menyerang 16 permukiman, menurut sebuah pernyataan. Sebuah pesawat Angkatan Udara Israel sekali lagi memecahkan penghalang suara, menirukan suara ledakan di langit di atas Beirut.
Situasi di perbatasan Israel-Lebanon telah meningkat sejak dimulainya aksi militer Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023. Tentara Israel dan pejuang Hizbullah saling menembaki posisi satu sama lain setiap hari di daerah-daerah di sepanjang perbatasan.
Melansir Sputnik, menurut Kementerian Luar Negeri Lebanon, sekitar 100.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka di Lebanon selatan karena penembakan dari Israel. Pihak Israel melaporkan sekitar 80.000 penduduk Israel utara yang menemukan diri mereka dalam situasi yang sama.
Lihat Juga :