Hendak Melarikan Diri dari Myanmar, Puluhan Warga Rohingya Ditembaki Drone
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Warga Rohingya telah meninggalkan Rakhine selama berminggu-minggu karena Tentara Arakan, salah satu dari banyak kelompok bersenjata yang bertempur, telah memperoleh keuntungan besar di wilayah utara, yang merupakan rumah bagi populasi besar Muslim. Reuters sebelumnya melaporkan bahwa milisi membakar kota Rohingya terbesar pada bulan Mei, menjadikan Maungdaw, yang dikepung oleh pemberontak, sebagai pemukiman Rohingya utama terakhir selain kamp-kamp pengungsian yang suram di selatan. Kelompok itu membantah tuduhan tersebut.
Kelompok aktivis mengutuk serangan minggu ini. Seorang diplomat senior Barat mengatakan bahwa dia telah mengonfirmasi laporan tersebut.
“Laporan tentang ratusan Rohingya yang terbunuh di perbatasan Bangladesh/Myanmar ini, dengan berat hati saya katakan, akurat,” tulis Bob Rae, duta besar Kanada untuk PBB dan mantan utusan khusus untuk Myanmar, di X pada hari Rabu.
Junta militer Myanmar menyalahkan Tentara Arakan dalam sebuah unggahan di saluran Telegramnya.
Milisi tersebut membantah bertanggung jawab. "Menurut penyelidikan kami, anggota keluarga teroris mencoba pergi ke Bangladesh dari Maungdaw dan junta militer menjatuhkan bom karena mereka pergi tanpa izin," kata juru bicara Tentara Arakan Khine Thu Kha kepada Reuters, merujuk pada Muslim yang telah bergabung dengan kelompok bersenjata Rohingya yang berperang melawan Tentara Arakan.
Kelompok aktivis mengutuk serangan minggu ini. Seorang diplomat senior Barat mengatakan bahwa dia telah mengonfirmasi laporan tersebut.
“Laporan tentang ratusan Rohingya yang terbunuh di perbatasan Bangladesh/Myanmar ini, dengan berat hati saya katakan, akurat,” tulis Bob Rae, duta besar Kanada untuk PBB dan mantan utusan khusus untuk Myanmar, di X pada hari Rabu.
Junta militer Myanmar menyalahkan Tentara Arakan dalam sebuah unggahan di saluran Telegramnya.
Milisi tersebut membantah bertanggung jawab. "Menurut penyelidikan kami, anggota keluarga teroris mencoba pergi ke Bangladesh dari Maungdaw dan junta militer menjatuhkan bom karena mereka pergi tanpa izin," kata juru bicara Tentara Arakan Khine Thu Kha kepada Reuters, merujuk pada Muslim yang telah bergabung dengan kelompok bersenjata Rohingya yang berperang melawan Tentara Arakan.
(ahm)
Lihat Juga :