Junta Militer dan Pemberontak Myanmar Saling Tuduh Ledakkan Jembatan Kereta Api Bersejarah

Senin, 25 Agustus 2025 - 09:58 WIB
loading...
Junta Militer dan Pemberontak...
Junta militer dan pemberontak anti-kudeta Myanmar saling tuduh sebagai pihak yang meledakkan jembatan kereta api Gokteik yang bersejarah. Foto/Eleven Media Group via Malaysia Gazette
A A A
YANGON - Junta militer dan kelompok pemberontak anti-kudeta Myanmar saling menuduh sebagai pihak yang mengebom dan menghancurkan jembatan kereta api Gokteik yang bersejarah. Jembatan era kolonial Inggris tersebut, yang dulunya merupakan jembatan kereta api tertinggi di dunia, runtuh akibat dibom pada hari Minggu.

Perang saudara telah melanda Myanmar sejak kudeta militer tahun 2021 menggulingkan pemerintah sipil, di mana junta militer memerangi berbagai kelompok gerilyawan pro-demokrasi dan organisasi etnis bersenjata.

Juru bicara junta, Zaw Min Tun, mengatakan dalam sebuah pernyataan video kepada media bahwa kelompok Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA) dan Pasukan Pertahanan Rakyat telah mengebom dan menghancurkan jembatan Gokteik.

Baca Juga: Diserang Pemberontak, 100 Tentara Myanmar Kocar-kacir Kabur ke Thailand

Pernyataan lain dari junta mengatakan bahwa jembatan tersebut telah diledakkan dengan ranjau.

Berdiri setinggi 102 meter (334 kaki) di atas ngarai, Jembatan Gokteik adalah jembatan tertinggi di Myanmar dan merupakan jembatan kereta api tertinggi di dunia ketika dibuka pada tahun 1901 di era kolonial Inggris.

Video dan foto yang beredar di media sosial menunjukkan sebagian jembatan runtuh dan rusak. Jembatan ini menghubungkan Mandalay dengan Negara Bagian Shan di utara melalui jalur kereta api dan menarik banyak wisatawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Pertama Kali, Militer...
Pertama Kali, Militer AS Gunakan Drone Laut Serang Iran
Rekomendasi
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Benarkah Song Joong...
Benarkah Song Joong Ki dan Katy Louise Saunders Cerai? Ini Faktanya
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Infografis
Militer Israel dan Hizbullah...
Militer Israel dan Hizbullah Lebanon kembali Saling Serang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved