Wabah COVID-19, PBB Mulai Kirim Bantuan Medis ke Negara Berkembang
Sabtu, 02 Mei 2020 - 00:07 WIB
loading...
A
A
A
"Kami membutuhkan kapasitas untuk melayani banyak negara yang rapuh di seluruh dunia. Jembatan udara ini akan menjangkau hampir 120 negara," ujar Daoudi.
Daoudi membayangkan penerbangan akan berjalan sekitar tiga hingga empat bulan, tetapi bisa diperpanjang. Angkutan udara akan dihentikan jika alternatif komersial yang layak dikembalikan.
Transportasi tersedia untuk semua petugas kesehatan kemanusiaan dan kargo. Pasokan hari Kamis ini diperuntukkan bagi badan anak-anak PBB UNICEF dan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) di Burkina Faso.
Bandara penghubung lainnya adalah Accra, Addis Ababa, Guangzhou, Johannesburg, Panama City, Shanghai, Subang dan dua di Dubai.
Bandara Liege, yang sangat fokus pada kargo, mengangkut 902.480 ton barang pada tahun 2019, rekor baru, dan menangani kurang dari 200.000 penumpang. Bandara ini memiliki pusat penyortiran Fedex/TNT yang besar.
Daoudi membayangkan penerbangan akan berjalan sekitar tiga hingga empat bulan, tetapi bisa diperpanjang. Angkutan udara akan dihentikan jika alternatif komersial yang layak dikembalikan.
Transportasi tersedia untuk semua petugas kesehatan kemanusiaan dan kargo. Pasokan hari Kamis ini diperuntukkan bagi badan anak-anak PBB UNICEF dan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) di Burkina Faso.
Bandara penghubung lainnya adalah Accra, Addis Ababa, Guangzhou, Johannesburg, Panama City, Shanghai, Subang dan dua di Dubai.
Bandara Liege, yang sangat fokus pada kargo, mengangkut 902.480 ton barang pada tahun 2019, rekor baru, dan menangani kurang dari 200.000 penumpang. Bandara ini memiliki pusat penyortiran Fedex/TNT yang besar.
(ber)
Lihat Juga :