Dianggap Membahayakan Keamanan AS, Mantan Politikus Cantik Ini Masuk Daftar Quiet Skies

Kamis, 08 Agustus 2024 - 17:05 WIB
loading...
Dianggap Membahayakan...
Tulsi Gabbard, mantan anggota DPR AS, dianggap berbahaya sehingga masuk dalam daftar quiet skies. Foto/EPA
A A A
WASHINGTON - Pemerintah AS telah memasukkan mantan anggota Kongres asal Hawaii Tulsi Gabbard ke dalam daftar pengawasan lalu lintas udara khusus. Itu diungkapkan menurut sekelompok whistleblower Air Marshal.

Gabbard bertugas di Kongres selama delapan tahun (2013-2021) dan mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Demokrat pada tahun 2020, tetapi meninggalkan partai tersebut pada tahun 2022 karena perbedaan ideologi. Dia juga seorang letnan kolonel di cadangan Angkatan Darat AS.

Namun, bagi Administrasi Keamanan Transportasi (TSA), Gabbard tampaknya menjadi risiko keamanan. Bulan lalu, ia ditempatkan dalam program ‘Quiet Skies’ dan dipantau ke mana pun ia terbang, menurut Air Marshal National Council (AMNC).

Media UncoverDC melaporkan minggu ini bahwa Gabbard memiliki “dua Tim Anjing Pendeteksi Bahan Peledak, satu Spesialis Keamanan Transportasi (bahan peledak), satu Pengawas TSA berpakaian sipil, dan tiga Federal Air Marshal [FAM] di setiap penerbangan yang ia tumpangi,” mengutip direktur AMNC Sonya LaBosco.

AMNC memposting di X (sebelumnya Twitter) bahwa klaim tersebut berasal dari whistleblower mereka, yang siap untuk menyampaikan informasi dengan dokumentasi yang sesuai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Ekuador vs Jerman 2-1:...
Ekuador vs Jerman 2-1: Gol Gonzalo Plata Tak Mampu Selamatkan La Tri
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved