alexametrics

AS Desak China Hormati Integritas Hukum Hong Kong

loading...
AS Desak China Hormati Integritas Hukum Hong Kong
Aksi demonstrasi di Hong Kong. FOTO/SCMP
A+ A-
WASHINGTON - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence mendesak China untuk menghormati integritas hukum Hong Kong. Pence juga mengulangi peringatan Presiden Donald Trump, bahwa akan lebih sulit bagi AS untuk membuat perjanjian perdagangan dengan Beijing, jika ada kekerasan di Hong Kong.

"Agar AS bisa membuat kesepakatan dengan China, Beijing perlu menghormati komitmennya, termasuk komitmen yang dibuat China pada tahun 1984 untuk menghormati integritas hukum Hong Kong melalui Deklarasi Bersama Tiongkok-Inggris," kata Pence, Senin (19/8), seperti dikutip dari Reuters.

"Dan, pemerintah kami akan terus mendesak Beijing dan para demonstran untuk menyelesaikan perbedaan mereka secara damai," lanjut Pence.



Akhir pekan lalu, Trump mengisyaratkan, bahwa ia ingin melihat Beijing menyelesaikan protes Hong Kong sebelum kesepakatan perdagangan dengan AS tercapai. "Saya ingin melihat Hong Kong bekerja dengan cara yang sangat kemanusiaan. Saya pikir itu akan sangat baik untuk kesepakatan perdagangan," kata Trump.

Aksi protes di Hong Kong bermula pada Juni silam. Demonstrasi ini adalah sikap penentangan terhadap rancangan undang-undang yang sekarang ditangguhkan, yang akan memungkinkan para tersangka diekstradisi ke China daratan untuk diadili. Aksi protes ini telah menjelma menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Presiden China, Xi Jinping sejak ia berkuasa pada tahun 2012.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak