Israel Sangat Takut dengan Pemimpin Baru Hamas Yahya Sinwar, Berikut 5 Alasannya
Kamis, 08 Agustus 2024 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Siapa Yahya Sinwar? Penerus Ismail Haniyeh yang Pandai Bahasa Ibrani dan Paham A hingga Z tentang Israel
![Israel Sangat Takut dengan Pemimpin Baru Hamas Yahya Sinwar, Berikut 5 Alasannya]()
Foto/EPA
Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz kembali menggunakan media sosial untuk mengecam penunjukan Yahya Sinwar sebagai pemimpin Hamas.
Dalam unggahan baru di X, Katz mengatakan promosi Sinwar mengirimkan "pesan yang jelas kepada dunia bahwa masalah Palestina kini sepenuhnya dikendalikan oleh Iran dan Hamas".
Menteri Israel itu juga mengklaim pendudukan Israel di Tepi Barat dapat dibenarkan karena itu adalah satu-satunya hal yang menghentikan Hamas untuk mengambil alih sepenuhnya. Ia juga menyalahkan Iran, sekutu Hamas, karena diduga mencoba menyelundupkan senjata ke Yordania dan Tepi Barat yang diduduki.
"Israel harus mempertahankan kendali atas keamanan dan urusan luar negeri untuk mencegah terbentuknya kubu ekstremis Iran-Islamis lainnya dan memungkinkan warga Palestina untuk mengelola urusan internal mereka", kata Katz.
![Israel Sangat Takut dengan Pemimpin Baru Hamas Yahya Sinwar, Berikut 5 Alasannya]()
Foto/EPA
4. Memperkuat Hubungan Hamas dan Iran

Foto/EPA
Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz kembali menggunakan media sosial untuk mengecam penunjukan Yahya Sinwar sebagai pemimpin Hamas.
Dalam unggahan baru di X, Katz mengatakan promosi Sinwar mengirimkan "pesan yang jelas kepada dunia bahwa masalah Palestina kini sepenuhnya dikendalikan oleh Iran dan Hamas".
Menteri Israel itu juga mengklaim pendudukan Israel di Tepi Barat dapat dibenarkan karena itu adalah satu-satunya hal yang menghentikan Hamas untuk mengambil alih sepenuhnya. Ia juga menyalahkan Iran, sekutu Hamas, karena diduga mencoba menyelundupkan senjata ke Yordania dan Tepi Barat yang diduduki.
"Israel harus mempertahankan kendali atas keamanan dan urusan luar negeri untuk mencegah terbentuknya kubu ekstremis Iran-Islamis lainnya dan memungkinkan warga Palestina untuk mengelola urusan internal mereka", kata Katz.
5. Memperkuat Posisi Geopolitik Hamas

Foto/EPA
Lihat Juga :