Rakyat Bangladesh Sangat Marah kepada Sheikh Hasina, Berikut 5 Pemicunya

Senin, 05 Agustus 2024 - 19:15 WIB
loading...
A A A
Berita ini tidak luput dari perhatian masyarakat biasa di negara tersebut, yang tengah berjuang menghadapi meningkatnya biaya hidup.

5. Kritikus Pemerintah Menghilang Tanpa Jejak

Rakyat Bangladesh Sangat Marah kepada Sheikh Hasina, Berikut 5 Pemicunya

Foto/EPA

Selain tuduhan korupsi, banyak aktivis hak asasi manusia menunjukkan bahwa ruang bagi aktivitas demokrasi telah menyusut selama 15 tahun terakhir.

"Selama tiga pemilihan berturut-turut, tidak ada proses pemungutan suara yang kredibel, bebas, dan adil," kata Meenakshi Ganguly, direktur Asia Selatan di Human Rights Watch, kepada BBC.

"[Hasina] mungkin telah meremehkan tingkat ketidakpuasan masyarakat karena hak demokrasi paling mendasar untuk memilih pemimpin mereka sendiri ditolak," kata Ganguly.

Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) yang beroposisi utama memboikot pemilu pada tahun 2014 dan 2024 dengan mengatakan bahwa pemilu yang bebas dan adil tidak mungkin dilakukan di bawah Hasina dan bahwa mereka ingin pemungutan suara diadakan di bawah pemerintahan sementara yang netral.

Hasina selalu menolak tuntutan ini.

Kelompok hak asasi manusia juga mengatakan lebih dari 80 orang, banyak dari mereka adalah kritikus pemerintah, telah menghilang dalam 15 tahun terakhir, dan bahwa keluarga mereka tidak memiliki informasi tentang keberadaan mereka.

Pemerintah dituduh membungkam perbedaan pendapat dan media, di tengah kekhawatiran yang lebih luas bahwa Hasina telah menjadi semakin otokratis selama bertahun-tahun. Namun, para menteri membantah tuduhan tersebut.

“Kemarahan terhadap pemerintah dan partai yang berkuasa telah terakumulasi sejak lama,” kata Luthfa. “Orang-orang menunjukkan kemarahan mereka sekarang. Orang-orang melakukan protes jika mereka tidak memiliki jalan keluar yang tersisa.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh
Bank Indonesia Pastikan...
Bank Indonesia Pastikan Juda Agung Mundur dari Deputi Gubernur BI
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Trump Murka Asap Kebakaran...
Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!
Rekomendasi
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
Berita Terkini
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved