Rakyat Bangladesh Sangat Marah kepada Sheikh Hasina, Berikut 5 Pemicunya

Senin, 05 Agustus 2024 - 19:15 WIB
loading...
A A A
Bangladesh telah menjadi pusat ekspor pakaian siap pakai. Negara ini mengekspor pakaian senilai sekitar USD40 miliar ke pasar global.

Sektor ini mempekerjakan lebih dari empat juta orang, banyak di antaranya adalah perempuan. Namun, lapangan pekerjaan di pabrik tidak cukup untuk generasi muda yang bercita-cita tinggi.

3. Pembangunan Ekonomi Hanya Menguntungkan Orang Dekat Sheikh Hasina

Rakyat Bangladesh Sangat Marah kepada Sheikh Hasina, Berikut 5 Pemicunya

Foto/EPA

Di bawah pemerintahan Perdana Menteri Sheikh Hasina selama 15 tahun, Bangladesh telah mengubah dirinya dengan membangun jalan, jembatan, pabrik, dan bahkan rel kereta bawah tanah baru.

Pendapatan per kapitanya telah meningkat tiga kali lipat dalam dekade terakhir dan Bank Dunia memperkirakan bahwa lebih dari 25 juta orang telah terangkat dari kemiskinan dalam 20 tahun terakhir.

Namun banyak yang mengatakan bahwa sebagian dari pertumbuhan itu hanya membantu mereka yang dekat dengan Liga Awami pimpinan Hasina.

Luthfa berkata: “Kita menyaksikan begitu banyak korupsi. Terutama di antara mereka yang dekat dengan partai yang berkuasa. Korupsi telah berlangsung lama tanpa ada hukuman.”

Baca Juga: Sepak Terjang Sheikh Hasina Wazed, dari Muslimah yang Suka Bertempur hingga Berstatus Diktator

4. Skandal Korupsi yang Merebak

Rakyat Bangladesh Sangat Marah kepada Sheikh Hasina, Berikut 5 Pemicunya

Foto/EPA

Media sosial di Bangladesh dalam beberapa bulan terakhir telah didominasi oleh diskusi tentang tuduhan korupsi terhadap beberapa mantan pejabat tinggi Hasina – termasuk mantan kepala militer, mantan kepala polisi, pejabat pajak senior, dan pejabat perekrutan negara.

Pada pertengahan Juli, Hasina berjanji akan bertindak melawan korupsi dan mengakuinya sebagai masalah yang sudah berlangsung lama.

Dalam konferensi pers yang sama di Dhaka, dia mengatakan telah mengambil tindakan terhadap seorang asisten rumah tangga setelah dia diduga mengumpulkan $34 juta. Dia tidak mengidentifikasi orang tersebut.

Reaksi media Bangladesh adalah bahwa uang sebanyak ini hanya dapat dikumpulkan melalui lobi untuk kontrak pemerintah, korupsi, atau penyuapan.

Komisi antikorupsi di Bangladesh telah meluncurkan penyelidikan terhadap mantan kepala polisi Benazir Ahmed – yang pernah dianggap sebagai sekutu dekat Hasina – atas tuduhan mengumpulkan jutaan dolar, yang diduga melalui cara-cara ilegal. Ia membantah tuduhan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh
Bank Indonesia Pastikan...
Bank Indonesia Pastikan Juda Agung Mundur dari Deputi Gubernur BI
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved