Inggris Ikut-ikutan Kerahkan Pasukan ke Timur Tengah, Khawatir Iran Serang Israel

Minggu, 04 Agustus 2024 - 08:54 WIB
loading...
Inggris Ikut-ikutan...
Amerika Serikat kerahkan banyak aset tempur untuk membela Israel dari potensi serangan Iran. Inggris juga ikuti jejak Amerika. Foto/EPA-EFE/Song Kyung-Seok
A A A
LONDON - Kerajaan Inggris bersiap untuk mengerahkan personel militer tambahan ke Timur Tengah di tengah kekhawatiran Iran akan menyerang Israel setelah pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran.

Langkah London itu mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) yang mengerahkan banyak aset tempur, termasuk kapal induk bertenaga nuklir dan jet tempur, untuk membela Zionis Israel.

“Personel militer juga sedang dalam proses pengerahan ke wilayah tersebut untuk memberikan dukungan operasional kepada Kedutaan Besar guna membantu warga negara Inggris," bunyi pernyataan pemerintah Inggris, seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (4/8/2024).

Baca Juga: Waswas Iran Serang Israel, AS Siagakan Kapal Induk, 11 Kapal Perang, dan 4.000 Tentara

Sementara itu, badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengatakan telah menerima laporan sinyal bahaya dari sebuah kapal yang melaju sejauh 170 mil laut (195 mil) di barat daya pelabuhan Aden di Yaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved