Pembunuhan Ismail Haniyeh Tidak Akan Melemahkan Sayap Militer Hamas, Berikut 5 Alasannya

Rabu, 31 Juli 2024 - 23:55 WIB
loading...
A A A
Ketika diminta untuk mengonfirmasi bahwa Israel berada di balik pembunuhan Haniyeh, seorang juru bicara pemerintah Israel berkata: "Kami tidak mengomentari insiden tersebut."

4. Hamas Adalah Gerakan Institusi

Sami Abu Zuhri, seorang pejabat senior Hamas yang tinggal di luar wilayah Palestina, mengatakan Israel membunuh Haniyeh karena mereka gagal mengalahkan kelompok yang didukung Iran di Gaza, dan menyebutnya sebagai upaya untuk menggambarkan "kemenangan palsu".

Ia mencatat Hamas telah mengalami banyak pembunuhan selama bertahun-tahun, termasuk Sheikh Ahmed Yassin - salah satu pendiri dan pemimpin spiritual Hamas - yang tewas dalam serangan rudal helikopter pada tahun 2004 saat ia meninggalkan sebuah masjid di Kota Gaza.

"Hamas adalah gerakan institusi, gerakan ini tidak mati ketika para pemimpinnya meninggal," kata Abu Zuhri kepada Reuters. Hamas didirikan pada tahun 1987 sebagai cabang Palestina dari Ikhwanul Muslimin, sebuah gerakan Islam yang telah menarik pengikut di seluruh dunia Arab sejak didirikan di Mesir pada tahun 1928.

5. Haniyeh Tidak Memiliki Peran Militer di Hamas

Ashraf Abouelhoul, seorang spesialis masalah Palestina dan pemimpin redaksi surat kabar milik negara Mesir Al-Ahram, mengatakan Hamas memiliki politisi veteran lain seperti Meshaal yang dapat diandalkan. "Ia akan memegang peran besar," katanya.

Namun di bidang militer, tidak ada yang akan berubah. "Haniyeh tidak memiliki peran dalam aspek militer. (Itu) tergantung pada para pemimpin militer di Gaza," katanya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Berita Terkini
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Infografis
Zionis Israel Tak Bisa...
Zionis Israel Tak Bisa Hancurkan Hamas secara Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved