Israel Tak Banyak Bicara setelah Ismail Haniyeh Dibunuh di Iran, Ada Apa Gerangan?

Rabu, 31 Juli 2024 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Tapi, beberapa menteri muda yang bukan bagian dari lingkaran dalam pejabat keamanan yang membuat keputusan strategis menggunakan media sosial untuk merayakan operasi tersebut, yang tidak secara resmi diklaim oleh Israel.

Menteri Urusan Diaspora Amichai Chikli mengunggah video Haniyeh yang menghadiri acara di mana kerumunan meneriakkan "Matilah Israel." Chikli menulis: "Hati-hati dengan apa yang Anda inginkan."

2. Gencatan Senjata Tidak Akan Terealisir

Pembunuhan itu terjadi di tengah negosiasi yang gagal mengenai usulan gencatan senjata Gaza yang mencakup pembebasan sandera Israel yang ditawan sejak serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan yang memicu perang.

Mesir dan Qatar, yang telah menjadi penengah perundingan, keduanya mengatakan pembunuhan itu dapat mempersulit upaya gencatan senjata.

Iran dan Hamas sama-sama mengancam akan melakukan pembalasan, tetapi bagi banyak orang, pukulan terhadap musuh bebuyutan Israel itu disambut sebagai potensi dorongan untuk mengakhiri perang.

"Saya pikir itu berita baik, baik pembunuhan Haniyeh maupun pembunuhan orang nomor dua Hezbollah kemarin. Itu berita baik bagi Israel, bagi dunia. Semoga itu juga akan berkontribusi pada berakhirnya perang dan pembebasan para sandera." kata Eitan Gurel, 72, di Tel Aviv.

Baca Juga: Perang Regional Akan Pecah, Israel Sudah Menyiapkan Semua Skenario

3. Netanyahu Akan Makin Kuat

Netanyahu telah memperoleh dukungan dalam jajak pendapat setelah pidatonya di Kongres AS minggu lalu. "Pukulan beruntun terhadap Hizbullah dan Hamas memulihkan citra Israel yang mengambil tindakan terhadap musuh-musuhnya," kata Aviv Bushinsky, mantan penasihat komunikasi perdana menteri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved