Mengapa Pembunuhan Ismail Haniyeh Jadi Tamparan Keras bagi Iran?
Rabu, 31 Juli 2024 - 21:10 WIB
loading...
A
A
A
Apa pun serangan balik Iran, Israel telah membuat pernyataan spektakuler dengan membunuh Ismail Haniyeh, seorang tamu yang sedang menghadiri acara resmi di Teheran.
Bahwa Iran telah menerima pesan tersebut jelas terlihat dari pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi yang diadakan di kediaman Khamenei. Pertemuan semacam itu hanya terjadi dalam keadaan luar biasa, media AS melaporkan, mengutip dua pejabat Iran.
![Mengapa Pembunuhan Ismail Haniyeh Jadi Tamparan Keras bagi Iran?]()
Foto/EPA
Haniyeh, yang sempat menjabat sebagai Perdana Menteri Otoritas Palestina pada tahun 2006, adalah salah satu pemimpin politik utama Hamas. Bersama dengan para pemimpin militer lainnya seperti Yahya Sinwar, Israel menyalahkan Haniyeh atas serangan 7 Oktober di mana teroris Hamas membantai lebih dari 1.000 warga Israel dan menyandera puluhan lainnya.
Meskipun Israel tidak mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan Ismail Haniyeh, sebagian besar pihak menuding Israel sebagai dalangnya.
Sebuah pernyataan dari Garda Revolusi Islam menyalahkan Israel atas serangan tersebut, dengan mengatakan Haniyeh tewas dalam "serangan berbahaya Zionis di kediamannya di Teheran".
Israel telah menyatakan semua pemimpin politik dan militer Hamas menjadi target sejak serangan 7 Oktober.
Israel telah memburu Ismail Haniyeh dan anggota keluarganya, yang dituduhnya sebagai bagian dari persaudaraan Hamas.
Israel menargetkan kediaman Haniyeh di Kota Gaza hanya sebulan setelah serangan 7 Oktober. Pada bulan April, ketiga putra Haniyeh juga tewas dalam serangan udara Israel. Pada bulan Juni, serangan udara lainnya menewaskan 10 anggota keluarga Haniyeh di kamp pengungsi Shati di Gaza utara.
Baca Juga: Malaysia Serukan Dalang Pembunuhan Ismail Haniyeh Harus Diadili
![Mengapa Pembunuhan Ismail Haniyeh Jadi Tamparan Keras bagi Iran?]()
Foto/EPA
Bahwa Iran telah menerima pesan tersebut jelas terlihat dari pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi yang diadakan di kediaman Khamenei. Pertemuan semacam itu hanya terjadi dalam keadaan luar biasa, media AS melaporkan, mengutip dua pejabat Iran.
2. Ismail Haniyeh Jadi Target Utama Israel sejak 7 Oktober 2023

Foto/EPA
Haniyeh, yang sempat menjabat sebagai Perdana Menteri Otoritas Palestina pada tahun 2006, adalah salah satu pemimpin politik utama Hamas. Bersama dengan para pemimpin militer lainnya seperti Yahya Sinwar, Israel menyalahkan Haniyeh atas serangan 7 Oktober di mana teroris Hamas membantai lebih dari 1.000 warga Israel dan menyandera puluhan lainnya.
Meskipun Israel tidak mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan Ismail Haniyeh, sebagian besar pihak menuding Israel sebagai dalangnya.
Sebuah pernyataan dari Garda Revolusi Islam menyalahkan Israel atas serangan tersebut, dengan mengatakan Haniyeh tewas dalam "serangan berbahaya Zionis di kediamannya di Teheran".
Israel telah menyatakan semua pemimpin politik dan militer Hamas menjadi target sejak serangan 7 Oktober.
Israel telah memburu Ismail Haniyeh dan anggota keluarganya, yang dituduhnya sebagai bagian dari persaudaraan Hamas.
Israel menargetkan kediaman Haniyeh di Kota Gaza hanya sebulan setelah serangan 7 Oktober. Pada bulan April, ketiga putra Haniyeh juga tewas dalam serangan udara Israel. Pada bulan Juni, serangan udara lainnya menewaskan 10 anggota keluarga Haniyeh di kamp pengungsi Shati di Gaza utara.
Baca Juga: Malaysia Serukan Dalang Pembunuhan Ismail Haniyeh Harus Diadili
3. Israel Mampu Bergerak Leluasa di Iran

Foto/EPA
Lihat Juga :