Mengapa Pembunuhan Ismail Haniyeh Jadi Tamparan Keras bagi Iran?

Rabu, 31 Juli 2024 - 21:10 WIB
loading...
A A A
Pembunuhan Ismail Haniyeh menunjukkan bahwa Israel memiliki kemampuan untuk menyerang di mana dan kapan pun yang diinginkannya.

Israel tidak bereaksi spontan ketika melihat serangan skala besar dari Iran melalui 300 pesawat nirawak dan rudal pada 13 April 2024. Serangan itu adalah serangan langsung pertama dari wilayah Iran terhadap Israel.

Serangan itu terjadi setelah dua komandan militer Iran dan seorang jenderal lainnya tewas dalam dugaan serangan Israel di Damaskus pada 1 April.

Pada 19 April, Israel menyerang sistem pertahanan rudal S-300 di dekat Esfahan di Iran. Serangan ini menunjukkan kemampuan Israel untuk menargetkan jauh di dalam Iran, menghindari deteksi dan pertahanan udara, membuat fasilitas nuklir dan militer Iran lebih rentan terhadap serangan.

Pembunuhan Ismail Haniyeh akan dilihat sebagai kehilangan muka bagi Iran karena gagal melindungi aset. Hamas didanai oleh Iran dan Teheran dalam kasus ini gagal melindungi seorang pemimpin yang berkunjung pada sebuah upacara resmi.

Para ahli melihat Iran akan segera melakukan serangan balasan terhadap serangan di Teheran.

"Iran dapat meluncurkan serangan rudal terhadap Israel dan mencoba membebani sistem pertahanan udaranya seperti yang kita lihat beberapa bulan lalu. Iran juga dapat melancarkan serangan teroris terhadap instalasi Israel, tidak hanya di Timur Tengah tetapi di mana pun di dunia," kata Kolonel Angkatan Udara AS yang sudah pensiun, Cedric Leighton, kepada CNN.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved