Riwayat Karier Politik Ismail Haniyeh, Pemimpin Senior Hamas yang Pernah Jadi Perdana Menteri

Rabu, 31 Juli 2024 - 12:45 WIB
loading...
A A A
Saat kembali ke Palestina, Haniyeh mendapat sambutan hangat dari Hamas. Dia bahkan disebut juga sempat ditunjuk menjadi dekan di Universitas Islam.

Peran strategis Haniyeh di Hamas dimulai pada 1997. Waktu itu, dia menjadi sekretaris pribadi pemimpin spiritual Hamas, Ahmed Yassin. Maka dari itu, tak jarang dirinya turut menjadi target percobaan pembunuhan oleh Israel.

Setelah kematian pemimpin Hamas sebelumnya, Haniyeh ditunjuk menjadi bagian kepemimpinan kolektif rahasia. Sebagai hasilnya, dia sukses membawa Hamas memenangkan pemilihan legislatif tahun 2006.

Alhasil, Haniyeh pun berhak untuk menjadi Perdana Menteri Otoritas Palestina (PA). Namun, hal ini mendapat tanggapan negatif dari pihak luar, khususnya negara-negara Barat yang langsung menghentikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.

Pada Juni 2007, Presiden Mahmoud Abbas dari Partai Fatah memecat Haniyeh dan membubarkan pemerintahannya. Hal ini membuat Hamas akhirnya mendirikan pemerintahan otonomi tersendiri di Jalur Gaza.

Setelahnya, terjadi upaya rekonsiliasi antara Hamas di Jalur Gaza dan Otoritas Palestina (PA) yang dipimpin Fatah di Tepi Barat. Pada 2014, terjadi kesepakatan yang membuat pemerintah faksional Hamas di Gaza mengundurkan diri.

Hal tersebut juga membuat Haniyeh melepaskan jabatannya sebagai perdana menteri. Namun, dia tetap dikenal sebagai pemimpin lokal Hamas di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved