Pasukan Israel Tinggalkan Khan Yunis Timur setelah Bunuh Ratusan Warga Palestina
Selasa, 30 Juli 2024 - 21:57 WIB
loading...
A
A
A
Para saksi mata mengatakan pasukan tentara telah menghancurkan pemakaman utama di Bani Suhaila, kota di pinggiran timur Khan Yunis yang menjadi fokus utama serangan, serta rumah-rumah dan jalan-jalan di dekatnya.
“Saya akan kembali dan saya beriman kepada Tuhan. Saya tidak tahu apakah kami akan hidup atau mati, tetapi ini semua demi tanah air,” ungkap Etimad Al-Masri, yang telah berjalan kaki lima kilometer untuk kembali ke rumahnya.
“Meskipun menderita, kami bersabar dan Insya Allah kami akan menang,” tegas dia.
Banyak warga mengatakan mereka telah mengungsi dari rumah mereka beberapa kali.
“Kami berharap akan ada gencatan senjata dan ketenangan. Kami berharap mereka bertindak atas gencatan senjata sehingga kami dapat hidup dengan aman dan terlindungi,” ujar Walid Abu Nsaira, sambil memegang beberapa barang miliknya di bahunya saat berjalan kembali ke rumah.
Saat serangan Khan Yunis mereda, Israel telah memerintahkan ribuan orang keluar dari rumah mereka di Al-Bureij di Jalur Gaza bagian tengah, melancarkan serangan di sana sebagai persiapan untuk serangan darat baru.
“Saya akan kembali dan saya beriman kepada Tuhan. Saya tidak tahu apakah kami akan hidup atau mati, tetapi ini semua demi tanah air,” ungkap Etimad Al-Masri, yang telah berjalan kaki lima kilometer untuk kembali ke rumahnya.
“Meskipun menderita, kami bersabar dan Insya Allah kami akan menang,” tegas dia.
Banyak warga mengatakan mereka telah mengungsi dari rumah mereka beberapa kali.
“Kami berharap akan ada gencatan senjata dan ketenangan. Kami berharap mereka bertindak atas gencatan senjata sehingga kami dapat hidup dengan aman dan terlindungi,” ujar Walid Abu Nsaira, sambil memegang beberapa barang miliknya di bahunya saat berjalan kembali ke rumah.
Saat serangan Khan Yunis mereda, Israel telah memerintahkan ribuan orang keluar dari rumah mereka di Al-Bureij di Jalur Gaza bagian tengah, melancarkan serangan di sana sebagai persiapan untuk serangan darat baru.
Lihat Juga :