4 Keunggulan Pesawat dengan Teknologi Lepas Landas Vertikal yang Dikembangkan Rusia

Senin, 29 Juli 2024 - 11:15 WIB
loading...
A A A
Pada tanggal 5 Oktober 1990, salah satu pesawat uji hilang dalam sebuah kecelakaan, tetapi pilotnya selamat tanpa cedera. Yak-141 memiliki sayap yang dapat dilipat, bobot lepas landas maksimum 19,5 ton dari landasan pacu (dan VTOL maksimum 15,8 ton), tiga mesin yang dikontrol secara digital – mesin pengangkat dan pendorong R79V-300 dan mesin pengangkat ganda RD-41. Pesawat tersebut dapat berakselerasi hingga 1.250 km per jam, menjadikannya pesawat VTOL pertama di dunia yang terbang lebih cepat dari kecepatan suara, dan ketinggian layanan 15 km.

Baca Juga; Pejabat Israel Puji Terowongan Gaza Seperti Jaring Laba-laba

4. Memiliki Persenjataan yang Lengkap

Pesawat ini dirancang untuk dipersenjatai dengan meriam otomatis GSh-30-1 30 mm, dan memiliki lima titik keras untuk rudal udara-ke-udara R-77, R-27, R-73, dan R-60, rudal udara-ke-permukaan Kh-25, Kh-31, dan Kh-35, meriam sekunder opsional 23 mm, atau hingga enam bom jatuh bebas dengan kaliber hingga 500 kg. Selain kapal induk dasar Proyek 1143 dan Proyek 1143.5, Yak-141 akan dibawa ke kapal induk bertenaga nuklir seri Ulyanovsk.

Meskipun Yak-141 tidak pernah beroperasi karena runtuhnya Uni Soviet, warisannya tetap hidup, dengan cetak biru untuk pesawat yang dijual ke Lockheed pada tahun 1990-an dan digunakan oleh raksasa pertahanan AS untuk membantu mengembangkan F-35B. Seperti yang ditunjukkan oleh pengembangan F-35B, jet VTOL modern memerlukan miniaturisasi avionik dan rangka pesawat yang mampu menangani persyaratan gaya gravitasi dari mesin pesawat modern untuk pesawat yang mampu melakukan VTOL.

Teknologi generasi 4++ dan 5 yang dikembangkan untuk pesawat tempur Rusia lainnya dapat diterapkan pada jet VTOL Rusia generasi berikutnya, termasuk avionik dan senjata modern, dan teknologi tersebut diharapkan dapat dibawa oleh kapal induk Rusia yang baru, atau kapal serbu amfibi generasi baru.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Dana Rampasan Rp153,6...
Dana Rampasan Rp153,6 Miliar Kembali ke TASPEN, Buah Manis Sinergi dengan KPK
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Berita Terkini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved