Israel Bantai 30 Warga Palestina di Sekolah Gaza, Klaim Targetkan Markas Hamas
Minggu, 28 Juli 2024 - 12:48 WIB
loading...
A
A
A
Di kamp pengungsi Al-Bureij, lima warga Palestina tewas sebelumnya dalam serangan udara Israel terhadap sebuah rumah, sementara empat lainnya tewas dalam serangan lain terhadap sebuah rumah di Rafah, dekat perbatasan dengan Mesir, kata para petugas medis.
Pejabat PBB menuduh Israel menggunakan kekuatan yang tidak proporsional dalam perang dan gagal memastikan warga sipil memiliki tempat yang aman untuk dituju. Namun, Zionis Israel lagi-lagi membantahnya.
Pada hari Jumat, militer mengatakan pasukannya bertempur melawan kelompok perlawanan Palestina di Khan Younis, dan menghancurkan terowongan dan infrastruktur lainnya, saat mereka berusaha menekan unit militan kecil yang terus menyerang pasukan Zionis dengan tembakan mortir.
Pertempuran tersebut, lebih dari sembilan bulan setelah dimulainya invasi Israel ke Gaza menyusul serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober, menggarisbawahi kesulitan yang dihadapi militer Israel dalam melenyapkan pejuang kelompok tersebut di tengah perlawanan yang terus berlanjut.
Di Ramallah, di Tepi Barat yang diduduki Israel, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh, menyalahkan meningkatnya serangan Israel atas dukungan Amerika Serikat.
Lebih dari 39.000 warga Palestina telah tewas akibat serangan Israel di Gaza sejak perang dimulai, menurut otoritas kesehatan Gaza.
Pejabat Israel memperkirakan sekitar 14.000 pejuang dari kelompok militan termasuk Hamas dan Jihad Islam Palestina telah tewas atau ditawan, dari pasukan yang mereka perkirakan berjumlah lebih dari 25.000 orang pada awal perang.
Sekitar 1.200 orang tewas dan 250 lainnya disandera dalam serangan 7 Oktober di Israel selatan, menurut penghitungan Zionis.
Pejabat PBB menuduh Israel menggunakan kekuatan yang tidak proporsional dalam perang dan gagal memastikan warga sipil memiliki tempat yang aman untuk dituju. Namun, Zionis Israel lagi-lagi membantahnya.
Pada hari Jumat, militer mengatakan pasukannya bertempur melawan kelompok perlawanan Palestina di Khan Younis, dan menghancurkan terowongan dan infrastruktur lainnya, saat mereka berusaha menekan unit militan kecil yang terus menyerang pasukan Zionis dengan tembakan mortir.
Pertempuran tersebut, lebih dari sembilan bulan setelah dimulainya invasi Israel ke Gaza menyusul serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober, menggarisbawahi kesulitan yang dihadapi militer Israel dalam melenyapkan pejuang kelompok tersebut di tengah perlawanan yang terus berlanjut.
Di Ramallah, di Tepi Barat yang diduduki Israel, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh, menyalahkan meningkatnya serangan Israel atas dukungan Amerika Serikat.
Lebih dari 39.000 warga Palestina telah tewas akibat serangan Israel di Gaza sejak perang dimulai, menurut otoritas kesehatan Gaza.
Pejabat Israel memperkirakan sekitar 14.000 pejuang dari kelompok militan termasuk Hamas dan Jihad Islam Palestina telah tewas atau ditawan, dari pasukan yang mereka perkirakan berjumlah lebih dari 25.000 orang pada awal perang.
Sekitar 1.200 orang tewas dan 250 lainnya disandera dalam serangan 7 Oktober di Israel selatan, menurut penghitungan Zionis.
(mas)
Lihat Juga :