5 Alasan Personal Biden Mundur dari Pencapresan, dari Regenerasi hingga Mencegah Trump Berkuasa

Kamis, 25 Juli 2024 - 19:20 WIB
loading...
A A A
Mantan presiden itu menggelar rapat umum kampanye pertamanya sejak Biden mengundurkan diri di North Carolina pada hari Rabu, menyerang Harris sebagai "liberal radikal" yang akan ditolak pemilih pada bulan November. Setelah Biden menyampaikan pidatonya di Ruang Oval, Trump mengatakan di media sosial bahwa pidatonya "hampir tidak bisa dimengerti, dan sangat buruk."

Sebuah jajak pendapat CNN yang dirilis pada hari Rabu tidak menemukan pemimpin yang jelas dalam persaingan antara Harris dan Trump, tetapi jajak pendapat itu menunjukkan persaingan yang lebih ketat daripada jajak pendapat CNN sebelumnya tentang pertarungan Biden-Trump.

Jajak pendapat CNN yang baru menemukan bahwa pemilih secara luas mendukung keputusan Biden untuk mundur dan pilihannya untuk tetap menjabat hingga akhir masa jabatannya. Namun, pemilih Demokrat dan yang condong ke Demokrat terbagi tipis mengenai apakah calon berikutnya harus melanjutkan kebijakan Biden (53%) atau membawa negara ke arah yang baru (47%). Keinginan untuk arah yang baru sebagian besar terkonsentrasi di antara pemilih yang lebih muda dan pemilih kulit berwarna.

Biden sendiri diperkirakan akan mengalihkan perhatiannya dalam beberapa hari dan minggu mendatang ke warisan masa jabatan satu periode kepresidenannya. Namun, seperti yang dikatakan salah satu sumber kepada CNN, dengan keputusan untuk mundur dari pemilihan presiden 2024 yang baru berjalan beberapa hari, diskusi semacam itu belum dimulai dengan sungguh-sungguh.

5. Harris Akan Melanjutkan Legasinya

5 Alasan Personal Biden Mundur dari Pencapresan, dari Regenerasi hingga Mencegah Trump Berkuasa

Foto/EPA

Namun pada hari Rabu, ia memanfaatkan kesempatan itu untuk mengagumi kisah hidupnya sendiri yang unik sebagai orang Amerika.

“Merupakan hak istimewa dalam hidup saya untuk mengabdi kepada negara ini selama lebih dari 50 tahun. Tidak ada tempat lain di mana seorang anak dengan gagap dari keluarga sederhana di Scranton, Pennsylvania, dan Claymont, Delaware, suatu hari dapat duduk di belakang Resolute Desk di Ruang Oval sebagai presiden Amerika Serikat.”

“Di sinilah saya,” tambahnya. “Itulah yang istimewa tentang Amerika.”

Presiden kemudian berjalan ke Rose Garden, tempat ia berbicara kepada ratusan staf Gedung Putih yang berjalan ke rumah eksekutif untuk menemui Biden dan berbagi es krim dengannya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved