Jet-jet Tempur AS-Kanada Cegat 4 Pesawat Pengebom Nuklir Rusia dan China

Kamis, 25 Juli 2024 - 07:42 WIB
loading...
Jet-jet Tempur AS-Kanada...
Jet-jet tempur AS dan Kanada mencegat 4 pesawat pengebom berkemampuan nuklir milik Rusia dan China di dekat Alaska. Foto/Ilustrasi dari National Interest
A A A
WASHINGTON - Jet-jet tempur Amerika Serikat (AS) dan Kanada telah mencegat empat pesawat pengebom berkemampuan nuklir milik Rusia dan China di wilayah udara internasional dekat Alaska pada Rabu waktu setempat.

Aksi intersepsi pesawat militer itu diumumkan Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) gabungan AS-Kanada.

“NORAD mendeteksi, melacak, dan mencegat dua pesawat militer TU-95 Rusia dan dua pesawat militer H-6 RRC [Republik Rakyat China] yang beroperasi di Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Alaska,” kata NORAD, seperti dikutip AFP, Kamis (25/7/2024).

ADIZ tersebut merupakan perimeter di mana lalu lintas udara dipantau di luar batas wilayah udara nasional untuk memberikan waktu reaksi tambahan jika terjadi tindakan permusuhan.

Baca Juga: 2 Jet Tempur Rusia Cegat 2 Pesawat Pengebom Nuklir AS di Arktik

Intersepsi terhadap pesawat Rusia—di mana mereka dihubungi secara visual atau elektronik oleh pesawat AS atau Kanada—relatif umum terjadi di wilayah tersebut.

“Jet tempur dari Amerika Serikat dan Kanada melakukan pencegatan,” imbuh NORAD.

"Para pesawat pengebom tetap berada di wilayah udara internasional dan tidak memasuki wilayah udara kedaulatan Amerika atau Kanada,” lanjut NORAD.

"Aktivitas mereka tidak dipandang sebagai ancaman," imbuh NORAD tanpa merinci jenis jet tempur AS-Kanada yang terlibat dalam misi tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved