5 Fakta Gempuran Israel ke Yaman, Salah Satunya Mendapat Bantuan dari Arab Saudi

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:21 WIB
loading...
5 Fakta Gempuran Israel...
Israel menggempur Yaman karena mendapatkan bantuan dari Arab Saudi. Foto/EPA
A A A
SANAA - Gempuran Israel ke Yaman yang dilakukan belum lama ini semakin memperpanas konflik di Timur Tengah. Ini membuat banyak pihak khawatir akan terjadinya peperangan besar.

Konflik yang awalnya hanya terjadi di wilayah Gaza kini telah merambat dan membuat sejulan kelompok milisi lain ikut campur, seperti Houthi di Yaman dan Hizbullah di Lebanon.

Kelompok milisi yang dipayungi oleh Syiah Irak tersebut terus memberikan tekanan pada Israel, dengan meluncurkan sejumlah rudal dan drone. Serangan-serangan ini membuat pihak Tel Aviv tak tinggal diam dan memberikan serangan balasan.

5 Fakta Gempuran Israel ke Yaman

1. Serangan Balasan dari Israel

Gempuran Israel ke Yaman yang baru-baru ini terjadi merupakan serangan balasan setelah Houthi mengerahkan drone mereka ke Tel Aviv dan membuat sebuah gedung hancur.

Serangan Houthi yang telah menewaskan satu orang itu lantas membuat Israel harus mengerahkan jet tempurnya. Mengingat Tel Aviv memang selalu membalas setiap serangan sekecil apapun dampak dari serangan itu.

2. Serangan Udara ke Pelabuhan Hodeidah

Dikutip dari BBC, Israel telah melakukan serangan udara di pelabuhan Hodeidah di Laut Merah yang dikuasai Houthi di Yaman, sehari setelah sebuah pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh kelompok tersebut menghantam Tel Aviv.

Serangan udara itu menargetkan sebuah pembangkit listrik serta depot gas dan minyak di wilayah pelabuhan Laut Merah Hodeidah, menurut seorang juru bicara Houthi dan dua pejabat regional.

3. Serangan Terjauh yang Pernah Dilakukan Israel

Laksamana Muda Daniel Hagari, juru bicara militer Israel, mengatakan bahwa operasi itu adalah "salah satu operasi terjauh dan terlama yang pernah dilakukan oleh angkatan udara Israel.

Disebutkan juga jika pelabuhan tersebut merupakan tempat persinggahan pasokan utama bagi Iran untuk menyalurkan senjata kepada sekutu-sekutunya, Houthi, di Yaman, yang telah menembakkan lebih dari 200 rudal dan pesawat nirawak ke Israel selama beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Kamala Harris Akan Bersihkan Semua Loyalis Biden Jika Memenangkan Pemilu AS

4. Pelabuhan Hodeiah adalah Titik Krusial bagi Yaman

Selain disebut sebagai tempat pasokan senjata, Pelabuhan Hodeiah juga merupakan titik krusial bagi semua barang, termasuk makanan dan minyak yang sangat dibutuhkan, untuk memasuki wilayah barat laut Yaman, yang sebagian besar dikuasai oleh Houthi.

Meski begitu, pihak Houthi mengatakan bahwa serangan terhadap pelabuhan itu tidak akan menghalangi milisi itu untuk melakukan serangan tambahan terhadap Israel.

5. Arab Saudi Memberi Akses untuk Israel

Dikutip dari Middle East Monitor, Israel memberi tahu jika Arab Saudi telah sebelum serangannya terhadap kota pelabuhan Hudaydah di Yaman pada hari Sabtu, dan Riyadh mengizinkan pesawat tempur pendudukan melewati wilayah udaranya untuk mengebom sasaran Houthi.

Tindakan Arab Saudi yang seakan membantu Israel ini lantas mendapat banyak kecaman dari beberapa negara mayoritas muslim. Meski begitu pihak Arab Saudi tetap menepis penjelasan dari Israel yang menyebut negaranya telah memberikan izin untuk jet tempur Negeri Yahudi untuk melintas.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS Serang Iran, Ledakan...
AS Serang Iran, Ledakan Hebat Terdengar di Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 23 Selasa: Erika Sengaja Datang ke Klinik Bukan untuk Berobat
Kemendikdasmen Terbitkan...
Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah
Berita Terkini
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Infografis
Khasiat Surat Abasa,...
Khasiat Surat Abasa, Salah Satunya Mendapat Kebaikan di Perjalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved