8 Presiden AS yang Pernah Mundur dari Pencapresan, dari Lyndon B Johnson hingga Joe Biden
Senin, 22 Juli 2024 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
Pada tanggal 29 Maret 1952, Truman mengumumkan bahwa dia tidak akan mencalonkan diri lagi. Awalnya enggan, Gubernur Illinois Adlai Stevenson mencalonkan diri menggantikan Truman dan kalah dari Dwight Eisenhower dari Partai Republik.
Dia kehilangan dukungan dari sekutu terkuatnya dengan pergi lagi menerapkan sistem patronase, menandatangani undang-undang yang melarang suap dalam pelayanan sipil dan menjadikan kriteria yang pantas untuk menentukan gaji dan promosi.
Selama konvensi nominasi Partai Republik pada bulan Juni 1884, ketika dia mencalonkan diri kembali, Arthur kalah dalam nominasinya dari James Blaine.
Dalam pemilu 4 November, Grover Cleveland dari Partai Demokrat mengalahkan Blaine.
Pada tahun yang sama, Lincoln dibunuh dan Johnson menggantikannya.
Dia didakwa pada Mei 1868 dan dihukum oleh Kongres Partai Republik. Dia dihukum karena melanggar Tenure of Office Act setelah dia memecat Menteri Perang Partai Republik Edwin Stanton.
Melansir Al Jazeera, Johnson gagal dicalonkan oleh Partai Demokrat, yang mencalonkan Horatio Seymour. Dalam pemilu, Ulysses Grant dari Partai Republik mengalahkan Seymour.
Pierce telah mendapatkan dukungan dari kalangan Demokrat di utara sejak disahkannya Undang-Undang Kansas-Nebraska tahun 1854, yang memungkinkan kedua negara bagian baru tersebut memutuskan legalitas perbudakan di wilayah mereka. Hal ini membuat marah kelompok Demokrat di utara yang anti-perbudakan.
Pada Konvensi Nasional Partai Demokrat, ketegangan tersebut memuncak. Partai tersebut membatalkan pencalonan Pierce dan malah memilih James Buchanan sebagai calon mereka. Buchanan memenangkan pemilu.
Baca Juga: Selain Kamala Harris, Siapa Saja yang Berpeluang Menggantikan Joe Biden dalam Pilpres 2024?
Konvensi Partai Whig pada bulan Juni 1852 tidak memilih Fillmore dan malah memilih Winfield Scott untuk mencalonkan diri dalam pemilu 2 November. Hal ini terjadi menyusul perpecahan antara pendukung Fillmore dan Menteri Luar Negeri Daniel Webster.
3. Pemilu 1884: Chester Arthur
Arthur merupakan pasangan dari Partai Republik James Garfield, yang memenangkan kursi kepresidenan pada tahun 1880. Garfield dibunuh pada tahun 1881 dan Arthur mengambil alih jabatan menggantikannya. Saat menjadi presiden, Arthur mengidap penyakit ginjal, yang masih belum diketahui publik.Dia kehilangan dukungan dari sekutu terkuatnya dengan pergi lagi menerapkan sistem patronase, menandatangani undang-undang yang melarang suap dalam pelayanan sipil dan menjadikan kriteria yang pantas untuk menentukan gaji dan promosi.
Selama konvensi nominasi Partai Republik pada bulan Juni 1884, ketika dia mencalonkan diri kembali, Arthur kalah dalam nominasinya dari James Blaine.
Dalam pemilu 4 November, Grover Cleveland dari Partai Demokrat mengalahkan Blaine.
4. Pemilu 1868: Andrew Johnson
Johnson dari Partai Demokrat adalah pasangan Abraham Lincoln dari Partai Persatuan Nasional pada tahun 1865.Pada tahun yang sama, Lincoln dibunuh dan Johnson menggantikannya.
Dia didakwa pada Mei 1868 dan dihukum oleh Kongres Partai Republik. Dia dihukum karena melanggar Tenure of Office Act setelah dia memecat Menteri Perang Partai Republik Edwin Stanton.
Melansir Al Jazeera, Johnson gagal dicalonkan oleh Partai Demokrat, yang mencalonkan Horatio Seymour. Dalam pemilu, Ulysses Grant dari Partai Republik mengalahkan Seymour.
5. Pemilu 1856: Franklin Pierce
Presiden Partai Demokrat Pierce adalah presiden penuh pertama AS yang tidak dicalonkan oleh partainya untuk masa jabatan kedua. Keputusan ini diambil pada tanggal 2 Juni 1856, lima bulan sebelum pemilu tanggal 4 November.Pierce telah mendapatkan dukungan dari kalangan Demokrat di utara sejak disahkannya Undang-Undang Kansas-Nebraska tahun 1854, yang memungkinkan kedua negara bagian baru tersebut memutuskan legalitas perbudakan di wilayah mereka. Hal ini membuat marah kelompok Demokrat di utara yang anti-perbudakan.
Pada Konvensi Nasional Partai Demokrat, ketegangan tersebut memuncak. Partai tersebut membatalkan pencalonan Pierce dan malah memilih James Buchanan sebagai calon mereka. Buchanan memenangkan pemilu.
Baca Juga: Selain Kamala Harris, Siapa Saja yang Berpeluang Menggantikan Joe Biden dalam Pilpres 2024?
6. Pemilu 1852: Millard Fillmore
Fillmore adalah wakil presiden dari Presiden Partai Whig yang konservatif Zachary Taylor, yang meninggal pada tahun 1850, kurang lebih setahun setelah menjabat.Konvensi Partai Whig pada bulan Juni 1852 tidak memilih Fillmore dan malah memilih Winfield Scott untuk mencalonkan diri dalam pemilu 2 November. Hal ini terjadi menyusul perpecahan antara pendukung Fillmore dan Menteri Luar Negeri Daniel Webster.
Lihat Juga :