Joe Biden Mundur dari Pilpres AS, Dukung Kamala Harris sebagai Capres Partai Demokrat

Senin, 22 Juli 2024 - 07:38 WIB
loading...
Joe Biden Mundur dari...
Presiden Joe Biden mundur dari Pilpres AS dan mendukung Wapres Kamala Harris untuk menjadi capres dari Partai Demokrat. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Joe Biden telah mengundurkan diri sebagai calon presiden (capres) dari Partai Demokrat untuk pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) 2024. Dia mendukung Wakil Presiden (wapres) Kamala Harris untuk menjadi capres partai tersebut.

“Rekan-rekan Demokrat, saya telah memutuskan untuk tidak menerima pencalonan tersebut dan memfokuskan seluruh energi saya pada tugas saya sebagai Presiden selama sisa masa jabatan saya,” tulis Biden di X.

“Keputusan pertama saya sebagai calon dari partai tersebut di tahun 2020 adalah memilih Kamala Harris sebagai Wakil Presiden saya. Dan itu adalah keputusan terbaik yang pernah saya buat," lanjut Biden, seperti dikutip The Hill, Senin (22/7/2024).

Baca Juga: Joe Biden Mundur dari Pilpres AS

“Hari ini saya ingin memberikan dukungan dan dukungan penuh agar Kamala menjadi calon presiden partai kita tahun ini. Demokrat—inilah waktunya untuk bersatu dan mengalahkan Trump. Ayo lakukan ini,” imbuh Biden.

Keputusan Biden untuk mendukung wakil presidennya memberi Kamala Harris keunggulan yang jelas untuk menggantikan Biden pada bulan November.

Harris mengatakan bahwa dia merasa terhormat menerima dukungan dari Biden dan bahwa dia bermaksud untuk “mendapatkan dan memenangkan” nominasi presiden dari Partai Demokrat.

Harris dan Biden berbicara beberapa kali pada hari Minggu menjelang pengumuman presiden untuk mundur dari pilpres AS, kata sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada The Hill.

Beberapa jam setelah Biden mengumumkan pengunduran dirinya, banyak anggota Parlemen dari Partai Demokrat mengatakan mereka mendukung Harris untuk menggantikannya sebagai kandidat presiden.

Baca Juga: Joe Biden Mundur dari Pilpres AS, Ini Reaksi Donald Trump

Sementara itu, capres dari Partai Republik Donald Trump dan tim kampanyenya tidak membuang-buang waktu untuk melakukan serangan terhadap Harris.

“Harris akan menjadi lebih baik bagi masyarakat kita dibandingkan Joe Biden,” tulis penasihat senior kampanye Trump, Chris LaCivita dan Susie Wiles, dalam sebuah memo.

“Harris telah menjadi Enabler in Chief untuk Crooked Joe selama ini. Mereka memiliki catatan masing-masing, dan tidak ada jarak di antara keduanya. Harris harus membela pemerintahan Biden yang gagal dab catatannya yang liberal dan lemah dalam kejahatan di [California].”

Survei NBC News yang diterbitkan Minggu menunjukkan Trump mengungguli Biden dengan selisih 2 poin persentase, dukungan 45 persen berbanding 43 persen, dan mengungguli Harris dengan selisih 2 poin, 47:45 persen.

Jajak pendapat New York Times/Siena College menunjukkan bahwa Harris tampil sedikit lebih baik daripada Biden di Pennsylvania dan Virginia, di mana kedua negara bagian tersebut ingin dimenangkan oleh Partai Demokrat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
Identitas Kamala Harris,...
Identitas Kamala Harris, Calon Presiden AS Pengganti Joe Biden
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved