Jenderal NATO Klaim Ukraina Memiliki Strategi Perang yang Hebat
Minggu, 21 Juli 2024 - 16:05 WIB
loading...
A
A
A
Laporan dari lini depan juga bertentangan dengan jaminan Cavoli. Pasukan Ukraina menghadapi kesulitan dan dipukul mundur di banyak titik di sepanjang garis depan oleh pasukan Rusia. Beberapa kemajuan yang dicapai Kiev selama 'serangan balasan' yang banyak digembar-gemborkan namun akhirnya gagal pada tahun lalu, sebagian besar telah berbalik arah.
Bahkan para pendukung Kiev di Barat meragukan kemampuannya untuk menang melawan Rusia. Menurut laporan New York Times awal bulan ini yang mengutip para pejabat AS, banyak orang di Barat percaya bahwa “hampir mustahil” bagi Ukraina untuk memenangkan kembali seluruh wilayah yang telah hilang, karena kekuatan mereka sudah “terlalu sedikit.”
Rusia mengatakan bahwa bantuan asing dalam jumlah berapa pun tidak dapat mengubah hasil konflik, dan campur tangan Barat hanya akan memperpanjang permusuhan. Presiden Rusia Vladimir Putin bulan lalu menyatakan bahwa ia akan memerintahkan gencatan senjata dan memulai perundingan dengan Ukraina segera setelah Ukraina berjanji untuk tidak menjadi anggota NATO dan menarik pasukannya dari wilayah yang diklaim oleh Moskow.
Bahkan para pendukung Kiev di Barat meragukan kemampuannya untuk menang melawan Rusia. Menurut laporan New York Times awal bulan ini yang mengutip para pejabat AS, banyak orang di Barat percaya bahwa “hampir mustahil” bagi Ukraina untuk memenangkan kembali seluruh wilayah yang telah hilang, karena kekuatan mereka sudah “terlalu sedikit.”
Rusia mengatakan bahwa bantuan asing dalam jumlah berapa pun tidak dapat mengubah hasil konflik, dan campur tangan Barat hanya akan memperpanjang permusuhan. Presiden Rusia Vladimir Putin bulan lalu menyatakan bahwa ia akan memerintahkan gencatan senjata dan memulai perundingan dengan Ukraina segera setelah Ukraina berjanji untuk tidak menjadi anggota NATO dan menarik pasukannya dari wilayah yang diklaim oleh Moskow.
(ahm)
Lihat Juga :