Houthi Luncurkan Drone dan Rudal ke Israel sebagai Serangan Balasan

Minggu, 21 Juli 2024 - 15:40 WIB
loading...
Houthi Luncurkan Drone...
Drone Houthi menghujani kota-kota di Israel. Foto/Times of Israel
A A A
GAZA - Kelompok pejuang Syiah Houthi dari Yaman meluncurkan serangan balasan setelah negara Zionis meluncurkan serangan ke wilayahnya.

Menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sistem pertahanan jarak jauh Arrow 3 mencegat rudal balistik di luar wilayah udara Israel yang diluncurkan oleh Houthi yang didukung Iran dari Yaman pada Minggu pagi (21/7/2024). Sistem Arrow 3 dirancang untuk menghancurkan rudal balistik saat masih berada di luar atmosfer.

Melansir Times of Israel, sirene terdengar di kota paling selatan Israel, Eilat – yang sering menjadi sasaran serangan rudal dan drone oleh Houthi di Yaman – di tengah kekhawatiran akan jatuhnya pecahan drone dan rudal.

Kelompok Houthi mengklaim telah menargetkan Eilat dengan beberapa rudal balistik, meskipun belum ada laporan mengenai dampaknya di wilayah tersebut.

Itu adalah serangan pertama yang dilakukan oleh pemberontak yang didukung Iran sejak Israel melakukan serangan besar terhadap pelabuhan Hodeida yang dikuasai Houthi di Yaman barat pada hari Sabtu, sehari setelah sebuah pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh kelompok tersebut membunuh seorang pria Israel di Tel Aviv.

IDF mengatakan tidak ada perubahan instruksi bagi warga sipil Israel, meskipun mereka telah mengantisipasi tanggapan dari kelompok Houthi.



Dijuluki oleh militer sebagai “Operasi Lengan Terentang,” serangan Angkatan Udara Israel di pelabuhan tersebut bertujuan untuk mencegah Houthi mengimpor senjata Iran, serta menyebabkan kerugian finansial bagi pemberontak yang didukung Iran.

Menurut militer Israel, pelabuhan di kota yang dikuasai Houthi telah berulang kali digunakan untuk mendatangkan senjata dari Iran, dan oleh karena itu Israel melihatnya sebagai target militer yang sah.

Menurut IDF, kelompok Houthi Yaman dalam sembilan bulan terakhir telah menembakkan lebih dari 220 rudal balistik, rudal jelajah, dan drone ke Israel – sebagian besar menuju Eilat – seolah-olah sebagai bentuk solidaritas dengan Jalur Gaza, tempat Israel memerangi teroris Hamas.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Israel Serang Sekolah...
Israel Serang Sekolah di Gaza, 27 Orang Tewas
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
Otoritas Palestina Kecam...
Otoritas Palestina Kecam Rencana Israel Makin Pecah Belah Wilayah Gaza
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama di Yunani
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Yoon Suk Yeol Jadi Presiden...
Yoon Suk Yeol Jadi Presiden Ke-2 Korsel yang Dimakzulkan, Tak Dapat Uang Pensiun
Rekomendasi
Dituduh Pindah Warganegara...
Dituduh Pindah Warganegara Singapura, Pendiri ByteDance Zhang Yiming Angkat Bicara
Mentalitas Pemain Timnas...
Mentalitas Pemain Timnas Indonesia U-17 Disorot Jelang Laga Perdana Lawan Korea Selatan
Pangeran William Didesak...
Pangeran William Didesak Segera Ambil Alih Takhta Raja Charles III
Berita Terkini
4 Bulan setelah Deklarasikan...
4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot
15 menit yang lalu
Siapa Yuri Napso? Anggota...
Siapa Yuri Napso? Anggota Parlemen Rusia Dipecat setelah Membolos Kerja selama 200 Hari Tanpa Alasan
53 menit yang lalu
Pihak Ketiga Berusaha...
Pihak Ketiga Berusaha Gagalkan Perundingan AS-Rusia, Siapa Mereka?
2 jam yang lalu
Trump Pilih Kasih, Mengapa...
Trump Pilih Kasih, Mengapa AS Tidak Kenakan Perang Tarif kepada Rusia?
3 jam yang lalu
Siapa Sultan Qaboos?...
Siapa Sultan Qaboos? Penguasa Oman yang Berkuasa 50 Tahun setelah Menggulingkan Ayahnya dalam Kudeta Istana
4 jam yang lalu
Denmark dan Greenland...
Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
5 jam yang lalu
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved