4 Fakta Kota Hodeidah di Yaman yang Diserbu Israel, Salah Satunya Dijuluki Kota Benteng

Minggu, 21 Juli 2024 - 14:55 WIB
loading...
4 Fakta Kota Hodeidah...
Israel menyerang Hodeidah di Yaman sebagai aksi balas dendam. Foto/Reuters
A A A
SANAA - Israel melancarkan serangan besar-besaran ke kota Hodeidah di Yaman yang mengakibatkan beberapa orang meninggal.

Sebuah postingan di akun resmi X Israel mengklaim bahwa pelabuhan Hodeidah masih terbakar lebih dari 12 jam setelah terkena serangan udara Israel.

"Serangan tersebut menargetkan sekitar 20 tangki penyimpanan minyak di dalam dan dekat pelabuhan dan sepenuhnya menutup kemampuan pelabuhan untuk menerima barang dengan menyerang derek dan peralatan lainnya," kata Doron Kadosh, koresponden Radio Angkatan Darat Israel, dalam sebuah posting di X.

Media yang berafiliasi dengan Houthi sebelumnya melaporkan bahwa pasukan pertahanan sipil dan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api, menurut Reuters.

4 Fakta Kota Hodeidah di Yaman yang Diserbu Israel, Salah Satunya Dijuluki Kota Benteng

1. Kota Pelabuhan Utama di Yaman

Melansir Britannica, Hodeidah, kota, Yaman barat. Kota ini terletak di dataran pantai Tihāmah yang berbatasan dengan Laut Merah. Ini adalah salah satu pelabuhan utama di negara ini dan memiliki fasilitas modern.

2. Kota Penting Saat Masa Kejayaan Islam

Hodeidah, pertama kali disebutkan dalam sejarah Islam pada tahun 1454/55, menjadi penting pada tahun 1520-an ketika Tihāmah Yaman direbut oleh Ottoman. Pada abad-abad berikutnya, kota ini menggantikan Mocha (Al-Mukhā) sebagai pelabuhan utama negara tersebut. Di bawah kekuasaan Utsmaniyah hingga tahun 1918, Hodeidah menjadi tempat pendaratan upaya Utsmaniyah berturut-turut untuk merebut kendali penuh atas Imamah Yaman dari penguasa tradisionalnya (pendudukan Utsmaniyah pertama, dimulai tahun 1849; pendudukan kedua, 1872–1918).

Selama Perang Italia-Utsmaniyah tahun 1911–1912, kota ini dibom oleh kapal perang Italia yang berada di lepas pantai. Setelah Perang Dunia I, Inggris yang menang menyerahkan Hodeidah dan Tihāmah Yaman kepada penguasa Idrīsī di Asir, di utara, namun wilayah tersebut direbut kembali oleh Yaman pada tahun 1925. Pemberontakan yang dipicu oleh Yaman di Asir (yang saat itu merupakan bagian dari Arab Saudi) pada tahun 1934 menyebabkan pendudukan Saudi di Hodeidah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved