Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Senin, 24 Agustus 2020 - 02:05 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: Azima, Gadis Yazidi Dipaksa Jadi Pengantin ISIS saat Umur 11 Tahun )
Masalah keamanan yang belum terselesaikan juga menghalangi pemulangan sukarela ke Sinjar. Sejak 2017, provinsi tersebut telah di bawah kendali kelompok bersenjata non-negara yang bersekutu dengan Baghdad, termasuk Unit Mobilisasi Populer (PMU) yang didukung Iran dan Unit Perlawanan Sinjar, sebuah milisi Yazidi yang berafiliasi dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK).
Kelompok bersenjata ini, ucap Saeb Khidr, seorang anggota parlemen Irak dari Yazidi, memerangi ISIS bersama pasukan Irak, Kurdi, dan koalisi internasional. Banyak yang bersimpati di Sinjar.
Saat ini, kehadiran mereka menghambat bantuan kemanusiaan dan upaya rekonstruksi. “Banyak organisasi internasional yang ragu untuk beroperasi di Sinjar. Kami tidak memiliki cukup profesional berkualifikasi di lapangan,” kata Khidr.
Menurut Khidr, agenda kelompok-kelompok yang bersaing juga mengganggu pembentukan kehidupan sipil di provinsi tersebut.
Masalah keamanan yang belum terselesaikan juga menghalangi pemulangan sukarela ke Sinjar. Sejak 2017, provinsi tersebut telah di bawah kendali kelompok bersenjata non-negara yang bersekutu dengan Baghdad, termasuk Unit Mobilisasi Populer (PMU) yang didukung Iran dan Unit Perlawanan Sinjar, sebuah milisi Yazidi yang berafiliasi dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK).
Kelompok bersenjata ini, ucap Saeb Khidr, seorang anggota parlemen Irak dari Yazidi, memerangi ISIS bersama pasukan Irak, Kurdi, dan koalisi internasional. Banyak yang bersimpati di Sinjar.
Saat ini, kehadiran mereka menghambat bantuan kemanusiaan dan upaya rekonstruksi. “Banyak organisasi internasional yang ragu untuk beroperasi di Sinjar. Kami tidak memiliki cukup profesional berkualifikasi di lapangan,” kata Khidr.
Menurut Khidr, agenda kelompok-kelompok yang bersaing juga mengganggu pembentukan kehidupan sipil di provinsi tersebut.
(esn)
Lihat Juga :