Profil JD Vance, Cawapres Trump yang Menentang Bantuan AS untuk Ukraina
Selasa, 16 Juli 2024 - 08:44 WIB
loading...
A
A
A
Komentar bulan Mei ini muncul ketika banyak universitas di AS terlibat dalam protes dari mahasiswa pro-Palestina.
Trump bertemu dengan Orbán minggu lalu, ketika perdana menteri Hongaria itu berada di AS untuk menghadiri KTT NATO.
Orbán mendukung Trump dalam pemilihan presiden tahun ini dan mengatakan dia berharap Trump dapat mengakhiri perang Rusia di Ukraina.
Lahir dengan nama James Donald Bowman pada bulan Agustus 1984 di Middletown, Ohio, Vance berusia 6 tahun ketika ayah kandungnya menyerahkan dia untuk diadopsi kepada ayah tirinya. Namanya kemudian diubah dari James Donald Bowman menjadi James David Vance.
Masa kecil Vance penuh gejolak. Ayahnya tidak hanya meninggalkan keluarga, tetapi ibunya juga berjuang melawan kecanduan obat-obatan dan alkohol, yang didokumentasikan Vance dalam bukunya.
Vance menghabiskan sebagian besar waktunya tumbuh bersama kakek dan neneknya di Kentucky.
Neneknya, seorang Demokrat "anjing biru" yang memiliki 19 pistol, menurut biografi Senat Vance, memiliki pengaruh besar dalam hidupnya.
Setelah lulus SMA, Vance mendaftar di Korps Marinir AS.
Seperti yang dibahas Vance panjang lebar dalam bukunya, beradaptasi dengan ekspektasi sosial dan nuansa budaya elite di Universitas Yale pada awalnya merupakan sebuah tantangan baginya.
Vance lulus dengan gelar sarjana hukum dari Yale pada tahun 2013.
Vance bertugas di Komite Perbankan, Perumahan, dan Urusan Perkotaan; Komite Ilmu Pengetahuan dan Transportasi Perdagangan, Komite Ekonomi Gabungan dan Komite Khusus Penuaan Senat AS.
Vance bertemu Usha Chilukuri—yang kini menjadi istrinya—, di Yale.
Mereka menikah pada tahun 2014. Dia adalah seorang litigator dan juru tulis untuk Ketua Mahkamah Agung John Roberts, serta Hakim Agung Brett Kavanaugh ketika Kavanaugh menjadi hakim federal.
Vance dan Chilukuri, seorang Indian-Amerika, memiliki tiga anak kecil.
Trump bertemu dengan Orbán minggu lalu, ketika perdana menteri Hongaria itu berada di AS untuk menghadiri KTT NATO.
Orbán mendukung Trump dalam pemilihan presiden tahun ini dan mengatakan dia berharap Trump dapat mengakhiri perang Rusia di Ukraina.
Masa Kecil Vance Penuh Tantangan
Lahir dengan nama James Donald Bowman pada bulan Agustus 1984 di Middletown, Ohio, Vance berusia 6 tahun ketika ayah kandungnya menyerahkan dia untuk diadopsi kepada ayah tirinya. Namanya kemudian diubah dari James Donald Bowman menjadi James David Vance.
Masa kecil Vance penuh gejolak. Ayahnya tidak hanya meninggalkan keluarga, tetapi ibunya juga berjuang melawan kecanduan obat-obatan dan alkohol, yang didokumentasikan Vance dalam bukunya.
Vance menghabiskan sebagian besar waktunya tumbuh bersama kakek dan neneknya di Kentucky.
Neneknya, seorang Demokrat "anjing biru" yang memiliki 19 pistol, menurut biografi Senat Vance, memiliki pengaruh besar dalam hidupnya.
Setelah lulus SMA, Vance mendaftar di Korps Marinir AS.
Sarjana Hukum dari Yale
Seperti yang dibahas Vance panjang lebar dalam bukunya, beradaptasi dengan ekspektasi sosial dan nuansa budaya elite di Universitas Yale pada awalnya merupakan sebuah tantangan baginya.
Vance lulus dengan gelar sarjana hukum dari Yale pada tahun 2013.
Vance bertugas di Komite Perbankan, Perumahan, dan Urusan Perkotaan; Komite Ilmu Pengetahuan dan Transportasi Perdagangan, Komite Ekonomi Gabungan dan Komite Khusus Penuaan Senat AS.
Vance bertemu Usha Chilukuri—yang kini menjadi istrinya—, di Yale.
Mereka menikah pada tahun 2014. Dia adalah seorang litigator dan juru tulis untuk Ketua Mahkamah Agung John Roberts, serta Hakim Agung Brett Kavanaugh ketika Kavanaugh menjadi hakim federal.
Vance dan Chilukuri, seorang Indian-Amerika, memiliki tiga anak kecil.
(mas)
Lihat Juga :