Trump Masih Sempat Ingin Mengambil Sepatu Sesaat Setelah Ditembak

Minggu, 14 Juli 2024 - 21:55 WIB
loading...
Trump Masih Sempat Ingin...
Donald Trump masih sempat ingin mengambil sepatu sesaat setelah ditembak. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Beberapa saat setelah dia ditembak pada rapat umum di Butler, Pennsylvania, pada Sabtu sore, Donald Trump terlihat dengan darah di telinga dan pipinya saat dia dilarikan dari panggung.

Audio mengungkapkan bagaimana adegan penembakan yang kacau itu terjadi dari sudut pandang Trump dan mereka yang terlibat dalam menyelamatkannya.

Trump sedang berbicara ketika beberapa tembakan terdengar. Dia menutup telinga dan merunduk saat agen Secret Service mengelilinginya. “Turun, turun, turun,” kata seseorang. Tembakan lain terdengar dan seorang wanita berteriak.

Beberapa suara agen Secret Service terdengar - salah satunya berkata "naik!" “tangga sudah siap, tangga sudah siap.” Trump juga dapat didengar tetapi kata-katanya tidak jelas. Semakin banyak agen yang naik ke panggung, beberapa memegang senapan serbu. Pendukung Trump di latar belakang terlihat terkejut, sementara beberapa orang merekam dengan ponsel mereka.

Baca Juga: Seperti Ronald Reagan, Donald Trump Diprediksi Menang setelah Upaya Pembunuhan yang Gagal

Setelah mendengar penembaknya jatuh, Trump dan agennya berdiri. Inilah yang dikatakan:

Trump: “Biarkan saya mengambil sepatu saya, biarkan saya mengambil sepatu saya.”

Agen pria: “Saya mengerti, Pak, saya mengerti, Pak.”

Trump: “Biarkan saya mengambil sepatu saya.”

Agen pria lainnya: “Tunggu, kepalamu berdarah.”

Agen pria: “Pak, kami harus pindah ke…”

Trump: “Biarkan saya mengambil sepatu saya.”

Agen wanita berkata “oke” sebelum mengatakan sesuatu tentang sepatu itu.

Trump: “Tunggu, tunggu, tunggu.”

Ia kemudian mengepalkan tangannya ke arah penonton dan mengucapkan kata “bertarung” sebanyak tiga kali – sebuah gerakan yang disambut dengan sorak-sorai oleh penonton.

Trump dan tim Secret Service menjauh dari podium dan menuju ke mobil ketika massa meneriakkan “USA. USA. USA"

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved