Tak Dipasok F-35, Erdogan Minta AS Kembalikan Uang Turki Rp17,6 Triliun

Jum'at, 28 Juni 2019 - 03:58 WIB
Tak Dipasok F-35, Erdogan...
Tak Dipasok F-35, Erdogan Minta AS Kembalikan Uang Turki Rp17,6 Triliun
A A A
ANKARA - Turki telah membayar USD1,25 miliar (Rp17,6 triliun) untuk memperoleh pesawat jet tempur siluman F-35 Amerika Serikat (AS), namun pengiriman pesawat itu dihentikan karena Ankara nekat membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia. Presiden Recep Tayyip Erdogan kini meminta Washington mengembalikan uang pembayaran pesawat itu kepada Ankara.

Erdogan mengatakan akan menggugat Washington ke pengadilan arbitrase internasional untuk memaksa Amerika Serikat mengembalikan uang pembayaran pesawat kepada Ankara jika Washington tetap mengusir Turki dari program F-35. Rencana gugatan itu disampaikan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jepang, Nikkei, pada hari Kamis (27/6/2019).

Pentagon telah menetapkan 31 Juli sebagai tenggat waktu untuk mengusir Turki dari program F-35 jika Ankara menerima pengiriman pertama sistem pertahanan rudal S-400 Rusia yang dijadwalkan tiba pertengahan Juli.

Presiden Erdogan ditanya bagaimana Ankara akan merespons jika Washington meneruskan pengusiran itu.

"Kami telah membayar mereka USD1,25 miliar untuk proyek F-35. Jika mereka melakukan tindakan yang salah, kami akan membawanya ke pengadilan arbitrase internasional karena kami ingin mereka mengembalikan uang pembayaran kami," jawab Erdogan.

Erdogan akan bertemu Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu (29/6/2019) selama pertemuan puncak G-20 di Osaka, Jepang. Pertemuan itu untuk mengatasi krisis atas rencana Turki untuk memperoleh sistem rudal S-400 Rusia.

"Mengenai S-400, Trump tahu kekhawatiran Turki, mengapa kami membutuhkan sistem ini dan bagaimana kami sampai pada titik ini dengan sangat baik," kata Erdogan.

Erdogan mengatakan bahwa proses menggagalkan pembelian S-400 Rusia dengan menggunakan bahasa ancaman tidak membantu. Dia percaya masalah S-400 akan diselesaikan sejalan dengan semangat aliansi AS-Turki.

Dia juga mengatakan bahwa undang-undang sanksi Amerika bernama Countering America's Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) tidak berlaku bagi Ankara, karena Turki telah berkomitmen untuk membeli S-400 sebelum undang-undang sanksi itu diberlakukan.

Pada hari yang sama, surat kabar pro-pemerintah Turki, Yeni Şafak, melaporkan bahwa sumber-sumber di Kementerian Militer dan Pertahanan Turki mengatakan bahwa karena masalah teknis dan meningkatnya biaya, Turki telah mempertimbangkan kembali keputusannya untuk membeli jet tempur F-35.

Pihak berwenang Turki juga berpikir F-35 akan membuat Turki bergantung pada Washington dalam hal logistik dan jika ketegangan antara kedua negara berlangsung, mungkin ada masalah dalam pengiriman dan pemeliharaan jet tempur itu karena AS kemungkinan akan menjatuhkan sanksi.

"Selain itu, ketergantungan pada Amerika Serikat untuk integrasi sistem senjata nasional ke jet (F-35) juga dipandang sebagai masalah keamanan yang serius," tulis surat kabar tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Erdogan Yakin Turki...
Erdogan Yakin Turki Akan Miliki Jet Tempur Siluman F-35 AS Meski Operasikan S-400 Rusia
Erdogan Disebut Minta...
Erdogan Disebut Minta Putin Ambil Kembali Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Partainya Erdogan Tolak...
Partainya Erdogan Tolak Usul AS Beli S-400 Rusia dari Turki
Donald Trump Buka Jalan...
Donald Trump Buka Jalan AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke India
Erdogan Ingin Beli Jet...
Erdogan Ingin Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS, Trump Minta Turki Stop Beli Minyak Rusia
AS Tetap Tolak Turki...
AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
1 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
3 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
4 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
5 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
6 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
8 jam yang lalu
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved