Ini yang Ukraina Dapatkan dari KTT NATO: Jet Tempur F-16 hingga Sistem Rudal Patriot
Jum'at, 12 Juli 2024 - 07:53 WIB
loading...
A
A
A
Sistem pertahanan udara, dan pasokan rudal untuk menjaga agar mereka tetap menembak, telah menjadi prioritas utama bagi Kyiv karena Ukraina menghadapi pengeboman rudal dan drone Rusia yang terus-menerus.
Dalam pernyataan terpisah, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Kanada telah menjanjikan tambahan bantuan militer sebesar CAD500 juta atau sekitar USD367 juta. Pernyataan dari kantor kepresidenan Kyiv tidak merinci isi paket bantuan tersebut.
Berbicara di sela-sela KTT, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan jet tempur F-16 pertama yang dijanjikan—yang telah lama diminta oleh Ukraina—sedang dalam perjalanan ke Ukraina dari Denmark dan Belanda.
Dalam pernyataan terpisah dari Biden, Perdana Menteri Belanda Dick Schoof dan Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen, yang diterbitkan oleh Gedung Putih, ketiga negara tersebut mengatakan proses transfer F-16 ini sekarang sedang berlangsung, dan Ukraina akan menerbangkan F-16 musim panas ini.
Ukraina diperkirakan akan menerima total 80 unit jet tempur, dan beberapa di antaranya berbasis di luar wilayah Kyiv untuk melindungi mereka dari serangan Rusia.
Namun jadwal untuk mengoperasikan pesawat canggih ini di negara tersebut terhambat karena penundaan. Sebelum jet tersebut mengudara, negara-negara donor F-16 mengatakan, personel Ukraina harus menyelesaikan program pelatihan mereka, dan infrastruktur serta fasilitas yang diperlukan harus sudah siap dan berfungsi di negara tersebut.
Jet-jet tersebut akan menjadi peningkatan yang signifikan bagi Angkatan Udara Ukraina, yang telah terpukul oleh perang selama lebih dari dua tahun melawan armada Rusia yang lebih unggul dan lebih besar.
Dalam pernyataan terpisah, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Kanada telah menjanjikan tambahan bantuan militer sebesar CAD500 juta atau sekitar USD367 juta. Pernyataan dari kantor kepresidenan Kyiv tidak merinci isi paket bantuan tersebut.
Berbicara di sela-sela KTT, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan jet tempur F-16 pertama yang dijanjikan—yang telah lama diminta oleh Ukraina—sedang dalam perjalanan ke Ukraina dari Denmark dan Belanda.
Dalam pernyataan terpisah dari Biden, Perdana Menteri Belanda Dick Schoof dan Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen, yang diterbitkan oleh Gedung Putih, ketiga negara tersebut mengatakan proses transfer F-16 ini sekarang sedang berlangsung, dan Ukraina akan menerbangkan F-16 musim panas ini.
Ukraina diperkirakan akan menerima total 80 unit jet tempur, dan beberapa di antaranya berbasis di luar wilayah Kyiv untuk melindungi mereka dari serangan Rusia.
Namun jadwal untuk mengoperasikan pesawat canggih ini di negara tersebut terhambat karena penundaan. Sebelum jet tersebut mengudara, negara-negara donor F-16 mengatakan, personel Ukraina harus menyelesaikan program pelatihan mereka, dan infrastruktur serta fasilitas yang diperlukan harus sudah siap dan berfungsi di negara tersebut.
Jet-jet tersebut akan menjadi peningkatan yang signifikan bagi Angkatan Udara Ukraina, yang telah terpukul oleh perang selama lebih dari dua tahun melawan armada Rusia yang lebih unggul dan lebih besar.
Lihat Juga :