Ini yang Ukraina Dapatkan dari KTT NATO: Jet Tempur F-16 hingga Sistem Rudal Patriot

Jum'at, 12 Juli 2024 - 07:53 WIB
loading...
A A A
Rusia telah menggunakan pesawatnya, yang terbang di luar jangkauan pertahanan udara Kyiv, untuk melancarkan serangan bom berpemandu udara yang menghancurkan terhadap Ukraina.

Pada hari terakhir KTT NATO, mungkin ada komitmen bantuan di masa depan dari 32 anggota NATO untuk mengakhiri pertemuan puncak tersebut.

Dalam pidato hariannya pada Rabu (11/7/2024) malam, Zelensky juga menyinggung pengumuman baru mengenai jet tempur buatan Barat, dengan mengatakan: "Segera, akan ada keputusan mengenai F-16. Kami meningkatkan jumlah pesawat yang tersedia untuk Ukraina."

NATO juga mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa anggotanya akan memberikan “dana dasar minimum” lebih dari USD43 miliar dalam bentuk bantuan keamanan untuk Ukraina pada tahun depan.

Sesaat sebelum KTT NATO dimulai, AS meluncurkan bantuan militer baru yang berfokus pada sistem pertahanan udara dan rudal pencegat, serta amunisi artileri dan rudal anti-tank.

Pada hari Minggu, Menteri Pertahanan Inggris yang baru, John Healey, mengatakan dalam kunjungannya ke kota Odesa di Ukraina selatan bahwa London akan mengirimkan paket bantuan baru ke Ukraina, yang akan mencakup lebih banyak senjata artileri, 250.000 butir amunisi dan hampir100 rudal presisi anti-armor.

Gelombang bantuan yang dijanjikan oleh Inggris pada bulan April, yang mencakup sekitar 1.600 rudal untuk sistem pertahanan udara dan untuk menyerang aset musuh, akan tiba di Ukraina dalam waktu 100 hari, kata pemerintah Inggris pada hari Minggu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Gawat! Iran Beri Sinyal...
Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia
Rekomendasi
Zahara, Putri Angelina...
Zahara, Putri Angelina Jolie dan Brad Pitt Ajukan Penghapusan Nama Belakang sang Ayah
Review iCar V23: SUV Boxy...
Review iCar V23: SUV Boxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
UGM Terapkan Kurikulum...
UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai 2026, Ini yang Akan Dipelajari Mahasiswa
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved