Kapal Perang Jepang Nekat Masuki Perairan China, Begini Reaksi Beijing

Kamis, 11 Juli 2024 - 09:16 WIB
loading...
A A A
Alih-alih mengindahkan peringatan, kapal perusak itu justru melaju dengan cepat dan berlayar ke perairan China selama sekitar 20 menit sebelum meninggalkan area tersebut.

Kapal MSDF di masa lalu telah memantau aktivitas kapal induk China, Liaoning, yang dikerahkan di Laut China Timur, namun kapal perusak Jepang yang bertugas mengawasi kapal Beijing biasanya menjauh dari perairan teritorial di lepas pantai Zhejiang.

Dalam pembicaraan tidak resmi antara kedua belah pihak, seorang pejabat Jepang menunjukkan kemungkinan bahwa masuknya kapal perusak Suzutsuki adalah sebuah "kesalahan prosedural".

Namun, seorang pakar keamanan China meragukan pandangan tidak resmi Tokyo bahwa kapal perusak MSDF mungkin memasuki perairan China secara tidak sengaja, dengan alasan tingkat keterampilan awak kapal Jepang.

Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) mengakui hak “lintas damai”, yang memperbolehkan kapal melewati wilayah perairan negara lain kecuali jika hal itu membahayakan keselamatan negara pantai tersebut.

Tokyo menyatakan bahwa masuknya Suzutsuki ke perairan teritorial China tidak ilegal, dengan alasan hak lintas damai.

Namun Beijing berargumen bahwa kapal MSDF tidak memenuhi persyaratan berdasarkan undang-undang dalam negeri China bahwa kapal asing harus meminta izin terlebih dahulu untuk memasuki perairannya, kata sumber China.

Jun Tsuruta, profesor hukum internasional di Universitas Meiji Gakuin di Tokyo, mengatakan ada perdebatan mengenai apakah hak lintas damai dapat diberikan kepada kapal militer serta kapal komersial, dan bahwa masalah tersebut belum sepenuhnya diselesaikan berdasarkan UNCLOS yang diadopsi pada tahun 1982.

Karena Tokyo mengakui hak lintas damai bagi kapal militer asing yang berlayar ke perairan teritorial Jepang, kapal SDF kemungkinan tidak akan meminta persetujuan Beijing terlebih dahulu berdasarkan hukum Tiongkok sebelum memasuki perairan negara tetangga tersebut, kata Tsuruta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved