Hamas Ledakkan Tank Israel, Tentara Zionis Lari Bersembunyi
Rabu, 10 Juli 2024 - 21:20 WIB
loading...
Hamas meledakkan tank Israel. Foto/AP
A
A
A
GAZA - Tentara Hamas berhasil meledakkan tank Israel yang melintas di Gaza. Itu ditampilkan dalam video yang dirilis Brigade Al Qassam, sayap bersenjata kelompok Palestina, telah membagikan video yang menunjukkan para pejuangnya melawan pasukan Israel di Kota Gaza.
Melansir Al Jazeera, rekaman tersebut menunjukkan mereka memasang jebakan di jalan dengan alat peledak dan meledakkannya di bawah buldoser dan tank militer D-9 tentara Israel.
Para tentara Israel langsung lari terbirit-birit bersembunyi ke gedung. Tak patah semangat, para pejuang Palestina menggunakan roket yang ditembakkan dari bahu untuk menyerang posisi tentara Israel di dalam sebuah gedung.
Tentara Israel kembali melakukan serangan darat terhadap kota tersebut pada akhir bulan Juni, dimulai pertama kali di lingkungan timur kota Shujayea; namun minggu ini, tank-tank juga bergerak ke distrik tengah dan barat, memaksa puluhan ribu warga sipil mengungsi ke arah selatan.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Yoav Gallant mengungkapkan Israel tidak akan mentolerir kembalinya Hamas ke wilayah perbatasan antara Mesir dan Jalur Gaza. Itu ditegaskannya saat bertemu dengan utusan AS untuk Timur Tengah Brett McGurk.
Melansir Al Jazeera, rekaman tersebut menunjukkan mereka memasang jebakan di jalan dengan alat peledak dan meledakkannya di bawah buldoser dan tank militer D-9 tentara Israel.
Para tentara Israel langsung lari terbirit-birit bersembunyi ke gedung. Tak patah semangat, para pejuang Palestina menggunakan roket yang ditembakkan dari bahu untuk menyerang posisi tentara Israel di dalam sebuah gedung.
Tentara Israel kembali melakukan serangan darat terhadap kota tersebut pada akhir bulan Juni, dimulai pertama kali di lingkungan timur kota Shujayea; namun minggu ini, tank-tank juga bergerak ke distrik tengah dan barat, memaksa puluhan ribu warga sipil mengungsi ke arah selatan.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Yoav Gallant mengungkapkan Israel tidak akan mentolerir kembalinya Hamas ke wilayah perbatasan antara Mesir dan Jalur Gaza. Itu ditegaskannya saat bertemu dengan utusan AS untuk Timur Tengah Brett McGurk.
Lihat Juga :