Wanita China Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Istri Selingkuhannya dengan Imbalan Seks

Selasa, 09 Juli 2024 - 13:19 WIB
loading...
A A A
Lebih lanjut, jaksa mengatakan, Zhou juga ingin putri dari pria selingkuhannya dimutilasi, dan mencoba membuat situs web palsu tersebut menambahkannya ke dalam daftar target.

Dia sendiri juga mengancam calon korban, dengan menulis pesan teks pada bulan Desember 2019 bahwa dia akan memutilasi tubuhnya “menjadi ratusan bagian.”

“Saya tahu di mana Anda tinggal,” tulisnya, menurut penyelidikan FBI. “Saya memperhatikan Anda sepanjang waktu.”

Zhou, menurut FBI, diduga bekerja di beberapa spa terlarang yang berhubungan dengan perdagangan seks.

Namun, Zhou—yang menurut FBI telah bekerja selama bertahun-tahun di spa terlarang di seluruh Amerika Serikat—tidak tahu bahwa situs pembunuh bayaran tersebut adalah penipuan.

Ketika dia sadar, dia diduga mulai mengirimkan “ancaman yang mengganggu” berupa kekerasan fisik dan seksual terhadap administrator situs dan keluarganya, menurut dokumen pengadilan.

Tapi dia juga belum selesai dengan keluarga pria selingkuhaannya.

Pada bulan Februari 2021, Zhou mengirim SMS ke tetangga putri dari pria selingkuhannya dan meminta agar mereka membunuhnya, imbuh jaksa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
Amerika Serikat Umumkan...
Amerika Serikat Umumkan Siap Perang dengan China!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved