Apa Itu Hannibal Directive? Kebijakan yang Mengizinkan Militer Israel Membunuh Prajurit dan Warganya Sendiri
Senin, 08 Juli 2024 - 22:55 WIB
loading...
A
A
A
Laporan tersebut mengatakan protokol Hannibal “digunakan di tiga fasilitas militer yang disusupi oleh Hamas” dan “ini tidak mencegah penculikan tujuh dari mereka [tentara] atau pembunuhan 15 pengintai lainnya, serta 38 tentara lainnya”.
![Apa Itu Hannibal Directive? Kebijakan yang Mengizinkan Militer Israel Membunuh Prajurit dan Warganya Sendiri]()
Foto/AP
"Petunjuk Hannibal, juga dikenal sebagai Prosedur Hannibal atau Protokol Hannibal, adalah kebijakan militer Israel yang menetapkan penggunaan kekuatan maksimum jika terjadi penculikan tentara,"kata Yehuda Shaul, mantan tentara Israel, kepada Al Jazeera pada bulan November.
“Anda akan melepaskan tembakan tanpa kendala, untuk mencegah penculikan,” katanya, seraya menambahkan bahwa penggunaan kekuatan dilakukan bahkan dengan risiko membunuh seorang tentara yang ditawan.
Selain menembaki para penculik, tentara juga dapat menembak di persimpangan, jalan raya, jalan raya, dan jalur lain yang mungkin dilalui oleh lawan yang diculik, tambah Shaul.
Baca Juga: Tentara Israel Sengaja Membunuh Warganya Sendiri pada 7 Oktober 2023
![Apa Itu Hannibal Directive? Kebijakan yang Mengizinkan Militer Israel Membunuh Prajurit dan Warganya Sendiri]()
Foto/AP
Israel terakhir kali menerapkan Petunjuk Hannibal pada tahun 2014 selama perangnya di Gaza pada tahun itu, menurut rekaman audio militer yang bocor, meskipun tentara Israel membantah telah menggunakan doktrin tersebut.
Lusinan warga Palestina tewas dalam pemboman Israel yang terjadi setelahnya, memicu tuduhan kejahatan perang terhadap tentara Israel.
2. Mencegah Penculikan yang Dilakukan Hamas

Foto/AP
"Petunjuk Hannibal, juga dikenal sebagai Prosedur Hannibal atau Protokol Hannibal, adalah kebijakan militer Israel yang menetapkan penggunaan kekuatan maksimum jika terjadi penculikan tentara,"kata Yehuda Shaul, mantan tentara Israel, kepada Al Jazeera pada bulan November.
“Anda akan melepaskan tembakan tanpa kendala, untuk mencegah penculikan,” katanya, seraya menambahkan bahwa penggunaan kekuatan dilakukan bahkan dengan risiko membunuh seorang tentara yang ditawan.
Selain menembaki para penculik, tentara juga dapat menembak di persimpangan, jalan raya, jalan raya, dan jalur lain yang mungkin dilalui oleh lawan yang diculik, tambah Shaul.
Baca Juga: Tentara Israel Sengaja Membunuh Warganya Sendiri pada 7 Oktober 2023
3. Pernah Diterapkan pada 2014

Foto/AP
Israel terakhir kali menerapkan Petunjuk Hannibal pada tahun 2014 selama perangnya di Gaza pada tahun itu, menurut rekaman audio militer yang bocor, meskipun tentara Israel membantah telah menggunakan doktrin tersebut.
Lusinan warga Palestina tewas dalam pemboman Israel yang terjadi setelahnya, memicu tuduhan kejahatan perang terhadap tentara Israel.
Lihat Juga :