Jadi PM Baru Inggris, Keir Starmer Siap Gunakan Senjata Nuklir terhadap Musuh

Senin, 08 Juli 2024 - 08:15 WIB
loading...
A A A
“Inggris tidak memiliki kebijakan ’tidak boleh digunakan terlebih dahulu’,” tulis House of Commons Library milik pemerintah, yang berarti Inggris mengizinkan penggunaan senjata nuklir terhadap musuh yang tidak mewakili ancaman nuklir.

“Tinjauan Terpadu tahun 2021 mengumumkan bahwa komitmen [pelucutan senjata nuklir] tahun 2010 tidak dapat lagi dipenuhi karena kondisi keamanan saat ini,” lanjut dokumen tersebut, tanpa menjelaskan keadaan yang diajukan sebagai alasan untuk mengumumkan perluasan persediaan nuklir 40%.

“Dengan demikian, diumumkan bahwa batas persediaan nuklir sekarang akan dinaikkan dan informasi mengenai persediaan operasional, penempatan rudal dan hulu ledak tidak lagi tersedia.”

“Retorika [Starmer] memperkuat pesan utamanya: Partai Buruh telah 'berubah',” tulis Norton-Taylor, menjelaskan upaya pemimpin baru partai tersebut untuk membedakan dirinya dari pemimpin sebelumnya Jeremy Corbyn.

Corbyn memicu kemarahan kelas penguasa Inggris karena kritiknya terhadap militerisme Barat, kritiknya terhadap penjajahan Israel di Palestina, dan dukungan Inggris terhadap perang Amerika Serikat di Irak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
Israel Kalang Kabut,...
Israel Kalang Kabut, Hizbullah Gunakan Senjata dan Taktik Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved