Terungkap, Tentara Bayaran Barat Habisi Tawanan Perang Rusia Tak Bersenjata
Minggu, 07 Juli 2024 - 13:27 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kejadian lain yang diceritakan oleh Grosse, seorang tentara Yunani yang dikenal sebagai Zeus melemparkan granat ke arah dua tentara Rusia, salah satunya terluka parah dan hampir tidak bisa bergerak.
Tentaran Rusia kedua mencoba mendekati serdadu bayaran dengan tangan terangkat ketika ledakan granat menewaskan kedua tentara Moskow tersebut, menurut video kamera helm yang ditinjau oleh New York Times.
Grosse menambahkan bahwa tim drone Ukraina juga mengonfirmasi pada saat itu bahwa para tentara Moskow tersebut tampaknya berusaha untuk menyerah.
Dalam insiden ketiga pada pertengahan Oktober, Grosse menerima pesan teks dari seorang anggota dengan nama panggilan Andok, yang bertanggung jawab atas unit tersebut pada hari itu, mengatakan bahwa tim “mendapatkan tangkapan ini”.
Para tawanan perang tampaknya ditembak mati oleh Zeus, yang kemudian sesumbar tentang pembunuhan tersebut.
“Hari ini seorang teman baik dengan rela mengeksekusi seorang tahanan yang terikat. Saat tahanan itu sedang duduk di parit dengan jaket tersampir di bahunya, Zeus muncul di belakangnya dan menembaknya di belakang kepala beberapa kali,” tulis Grosse dalam sebuah jurnalnya pada saat itu, yang di-review oleh New York Times.
Tentaran Rusia kedua mencoba mendekati serdadu bayaran dengan tangan terangkat ketika ledakan granat menewaskan kedua tentara Moskow tersebut, menurut video kamera helm yang ditinjau oleh New York Times.
Grosse menambahkan bahwa tim drone Ukraina juga mengonfirmasi pada saat itu bahwa para tentara Moskow tersebut tampaknya berusaha untuk menyerah.
Dalam insiden ketiga pada pertengahan Oktober, Grosse menerima pesan teks dari seorang anggota dengan nama panggilan Andok, yang bertanggung jawab atas unit tersebut pada hari itu, mengatakan bahwa tim “mendapatkan tangkapan ini”.
Para tawanan perang tampaknya ditembak mati oleh Zeus, yang kemudian sesumbar tentang pembunuhan tersebut.
“Hari ini seorang teman baik dengan rela mengeksekusi seorang tahanan yang terikat. Saat tahanan itu sedang duduk di parit dengan jaket tersampir di bahunya, Zeus muncul di belakangnya dan menembaknya di belakang kepala beberapa kali,” tulis Grosse dalam sebuah jurnalnya pada saat itu, yang di-review oleh New York Times.
Lihat Juga :